• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribunnews.com

LKP: Tingkat Elektabilitas Wiranto Meningkat

Selasa, 30 April 2013 11:40 WIB
LKP: Tingkat Elektabilitas Wiranto Meningkat
Tribun Jateng/Ikrob Didik Irawan
Wiranto saat acara bedah buku di Balai Soedjatmoko, Toko Buku Gramedia Solo, Sabtu (3/3/2012).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tingkat elektabilitas Wiranto sebagai Calon Presiden (capres) dari Partai Hanura meningkat tajam menyalip kandidat lainnya seperto Aburizal Bakrie dan Megawati Soekarnoputri.

Hal itu diketahui berdasarkan survey yang dilakukan oleh Lembaga Klimatologi Politik (LKP), seperti dalam siaran persnya yang diterima Tribunnews.com, Selasa (30/4/2013).

Menurut Direktur Eksekutif LKP, Usman Rachman, tidak hanya tingkat elektabilitas Wiranto yang naik, tetapi juga partai yang mengusungnya, Hanura. Hal itu dikarenakan sosok dan partai ini dipersepsikan publik bersih dari korupsi.

Faktor lainnya beber Usman karena publik menghendaki agar presiden 2014 berlatarbelakang TNI. "Intinya figur tersebut memiliki integritas dan ketegasan. Ketegasan bukan berarti otoriter, melainkan tegas mengambil sikap dan kebijakan dalam menyelesaikan persoalan bangsa," ujarnya.

Hal lainnya yang menambah simpatik publik kepada Wiranto terang Usman adalah kepada Wiranto bersikap kritis selama ini. Paling tidak, di masyarakat berkembang tiga asumsi soal sikap kritis ini. Yaitu kritis yang argumentatif, kritis yang tendensiis, dan yang asal kritis.

Wiranto memang kritis, namun kritik yang disampaikan kepada publik bersifat argumentatif sehingga menuai simpati, dan tidak memicu sinisme publik. "Pak Wiranto menyampaikan kritik secara elegan. Tidak tendensius, dan apalagi asal kritik," tegas Usman.

Berdasarkan survei LKP, tingkat elektabilitas Wiranto mencapai 15,4 persen, di bawah elektabilitas Prabowo yang mencapai 19,8 persen.

Sementara tingkat elektabilitas Aburizal Bakrie 14,4 persen dan Megawati 13,3 persen. Sementara itu, tingkat elektabilitas calon presiden lain berada di bawah 5 persen, seperti Ani Yudhoyono 4,8 persen, Hatta Rajasa 3,9 persen, Surya Paloh 3,8 persen, Sutiyoso 2,7 persen, Yusril Ihza Mahendra 2,5 persen, Muhaimin Iskandar 1,8 persen, Anis Matta, 1,3 persen, Suryadharma Ali 1,1 persen. Semnetara akumalasi tokoh lainnya selain yang disebutkan di atas mencapai 3,8 persen, dan yang belum menentukan pilihan mencapai 11,4 persen.

Sementara tingkat elektabilitas Hanura juga naik, dan berhasil menyodok  partai mapan seperti Partai Demokrat. Tingkat elektabilitas Hanura sebesar 8,1 persen, di bawah elektabilitas Gerindra 10,5 persen, PDI Perjuangan 18,8 persen dan Partai Golkar 19,2 persen. Sementara itu, angka elektabilitas Demokrat hanya sebesar 7,8 persen, Partai Nasdem 6,3 persen dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,1 persen. Sedangkan partai lainnya berada di bawah 5 persen. Seperti, Partai Amanat Nasional (PAN) 4,6 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB 4,4 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3,9 persen, Partai Bulan Bilang (PBB) 0,9 persen dan PKPI 0,3 persen. Sisanya, sebanyak 10,1 persen belum menentukan pilihan.

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Hendra Gunawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1727902 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas