• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

PKB: Rencana Kenaikan BBM Tak jelas

Rabu, 1 Mei 2013 09:19 WIB
PKB: Rencana Kenaikan BBM Tak jelas
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Petugas mengisi BBM subsidi jenis premium di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Anggota Komisi VII DPR Nur Yasin menilai rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah tidak jelas realisasinya. Politisi PKB itu menuturkan argumentasi Presiden SBY yang menyatakan kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan setelah dana kompensasi disetujui DPR semakin tidak membuat tidak jelas rencana tersebut.

"Padahal DPR bersama pemerintah telah menyetujui sebagaimana tercantum dalam UU APBN 2013. Mengapa Presiden masih membutuhkan persetujuan lagi dari DPR?" tanya Nur Yasin dalam rilis yang ditermia Tribunnews.com, Rabu (1/5/2013).

Dengan menaikkan harga BBM, kata Nur Yasin, alokasi subsidi BBM dengan sendirinya dapat disalurkan untuk dana kompensasi bagi masyarakat kelas bawah. Ia mengatakan wacana kenaikan BBM pada akhirnya merugikan masyarakat. Dampak dari wacana ini sudah terasa di tengah-tengah masyarakat. Sebaiknya, pemerintah lebih jelas dan tegas dalam rencana kenaikan harga BBM.

Ia mencontohkan apa yang terjadi di Kabupaten Lumajang dan Jember, Nur Yasin melihat. antrian yang mengular di SPBU. "Bahkan, kendaraan besar lintas pulau yang akan ke Bali, harus bermalam di Jember-Lumajang. Ini jelas menyebabkan kerugian yang besar baik waktu maupun uang," tukasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1731941 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas