Senin, 27 April 2015
Tribunnews.com

Buruh Pabrik Kwali Hanya Makan Sambal dan Tempe, Mandi Pakai Sabun Colek

Sabtu, 4 Mei 2013 03:24 WIB

Buruh Pabrik Kwali Hanya Makan Sambal dan Tempe, Mandi Pakai Sabun Colek
ali/tribun pontianak
Buruh menujukkan bekas penyiksaan majikannya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan buruh yang disiksa dan disuruh kerja paksa di di sebuah pabrik kwali di Kampung Bayur Opak, Cadas, Tigaraksa, Tangerang dikabarkan hanya diberi makan sambal dan tempe setiap harinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Divisi Advokasi dan HAM Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani dalam akun twitternya @yatiandriyani.

"Makanan yang diberikan ke korban hanya berlauk sambel dan tempe,dengan menu yang sama hampir setiap harinya," kata Yati di akun Twitternya, Sabtu(4/5/2013) dini hari.

Tidak hanya itu, puluhan buruh tersebut berdasarkan temuan Kontras mereka terbiasa mandi dengan mengunakan sabun colek di satu WC tanpa bak mandi yang menyatu dengan ruang penyekapan.

Ironisnya juga, sekitar 40 korban tidur di ruangan berukuran 40x40 M tanpa jendela atau ventilasi,1 WC. Tertutup, bau,pengap dan kotor.

"Temuan KontraS kondisi tempat kerja paksa kumuh,tertutup,panas,didalamnya terdapat tempat mengolah timah untuk kwali," katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, Kepala Divisi Advokasi dan HAM Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani dalam akun twitternya @yatiandriyani membeberkan adanya buruh yang diperlakukan tidak manusiawi di sebuah pabrik kwali di Kampung Bayur Opak, Cadas, Tigaraksa, Tangerang.

Halaman123
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas