• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kemlu Diperintahkan Panggil Dubes Inggris

Sabtu, 4 Mei 2013 07:37 WIB
Kemlu Diperintahkan Panggil Dubes Inggris
suaranews.com
Menkopolhukam Djoko Suyanto

Tribunnews.com, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menyayangkan pemberitaan  sepihak dari  "Free Papua Campaign" atau Organisasi Papua Barat yang katanya membuka "kantor pusat" di Oxford, United Kingdom (Inggris).

Diberitakan pembukaan kantor dihadiri Lord Mayor Oxford dan Andrew Smith seorang MP.

"Selama ini memang kegiatan mereka fokusnya di kota Oxford. Namun mereka sekarang menggambarkannya sebagai'kantor' di Oxford," kata Djoko Sabtu (4/5/2013).

Menurut dia selama  ini kegiatan tersebut "sama sekali tidak"  mendapat dukungan dari Pemerintah Inggris dan Oposisi di Parlemen, karena secara formal mereka tetap mengakui kedaulatan NKRI atas Papua.

Untuk mempertegas sikap dan prinsip pemerintah Inggris yang selama ini mendukung NKRI, Djoko memerintahkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memanggil  Dubes Inggris di Jakarta.

"Sementara itu  KBRI London akan melakukan langkah  serupa terhadap Kemlu Inggris di London.  Semua langkah kita lakukan untuk kedaulatan kita NKRI," kata Djoko.

Diberitakan sebelumnya,  Organisasi Papua Barat atau Free West Papua Campaign baru-baru ini membuka kantor di Kota Oxford, Inggris. Organisasi itu mengaku kantor itu akan digunakan untuk mengampanyekan kemerdekaan Papua Barat.
(Aco)

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi
2 KOMENTAR
1744552 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Bhineka Tunggal-Sabtu, 4 Mei 2013 Laporkan
    Banyak kepentingan asing di tanah yg banyak emastsb, dg emas yg 99% dikuasai asing dan 1% untuk pemerintah memang sulit untuk membangun daerah tsb. Saat ini pemerintah dah nego minta jatah sampai 7.5%, itulah yg menggerakkan asing untuk lebih giat mengger
  • wiji tukhul-Sabtu, 4 Mei 2013 Laporkan
    perkuat lobi2 internaional pak, jangan remehkan soal papua karena banyak negara yang berkepentingan dengan papua sebab kekayaan alam yang dimilikinya...seperti inggris contohnya,, setelah mengambil banyak sda miliki kita, sekarang berulah mengadu domba or
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas