Minggu, 2 Agustus 2015
Tribunnews.com

LPI: Caleg Ganda Perempuan Modus Penuhi 30 Persen Kuota

Minggu, 5 Mei 2013 12:22 WIB

LPI: Caleg Ganda Perempuan Modus Penuhi 30 Persen Kuota
Tribunnews.com/Herudin
Boni Hargens

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daftar bakal calon legislatif tingkat DPR RI untuk bertarung dalam Pemilu Legislatif 2014 yang disodorkan 12 partai peserta pemilu memiliki banyak masalah.

Temuan Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), setidaknya ada masalah antara lain kekurangan data kelengkapan caleg, kesalahan penulisan, caleg ganda, duplikasi untuk memenuhi ketentuan 30 persen.

"Parpol menggandakan nama caleg untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan. Modus penggandaan nyata ini dilakukan sebab beberapa nama tidak memiliki syarat," ujar Direktur LPI Boni Hargens di Jakarta, Minggu (5/5/2013).

Modus penggandaan caleg perempuan temuan LPI dialami PBB. Ada nama Nur Yuniati dari Daerah Pemilihan Aceh I dan Jabar II, Sri Sumiati dapil Jawa Timur VII dan Jawa Tengah VIII, HJ Kasmawati Kasim dapil Sulra dan Kasmawati Kasim dapil Sulsel I.

"Berdasarkan tanda terima berkas pendaftaran caleg di KPU, Nur Yuniati SE, MM di dapil Aceh melengkapi 16 persyaratan administratif sesuai peraturan. Sementara di dapil Jabar II sama sekali tidak menyerahkan syarat administrasi," tukas Boni.

Boni menduga, nama Nur Yuniati di dapil Jabar II fiktif atau digandakan untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan. Begitu juga Sri Sumiati dari dapil Jatim VII dan Jateng VIII yang tidak satupun menyerahkan syarat administrasi.

Masih kata Boni, diduga Sri Sumiati tidak melengkapi syarat administrasi karena memang belum menyerahkan, atau memang namanya dicatut atau dicomot saja. Bisa disebut, Sri Sumiati bukan kader.

Halaman12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Gusti Sawabi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas