• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Gerindra Coret Bacaleg Tak Penuhi Administrasi Sampai 15 Mei

Selasa, 7 Mei 2013 14:54 WIB
Gerindra Coret Bacaleg Tak Penuhi Administrasi Sampai 15 Mei
Warta Kota/Henry Lopulalan
Sejumlah pengurus DPP Partai Gerindra menyerahkan berkas daftar bakal calon legislatif sementara kepada petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013). Hari Senin ini merupakan hari terakhir partai politik (parpol) menyerahkan daftar caleg ke KPU. Warta Kota/Henry Lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra mengultimatum akan mencoret bakal calon legislatifnya yang belum memenuhi syarat administrasi sesuai ketentuan  sampai 15 Mei 2013. Jika tidak memenuhi akan diganti dengan bacaleg lapis kedua.

"Kita kasih waktu mereka untuk memenuhi persyaratan sampai batas akhir 15 Mei. Kita merencanakan menyerahkan berkas perbaikan ke KPU 17 Mei," ujar Wakil Sekjen Gerindra, Abdul Harris Bobihoe di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Menurut Harris, partai sangat keras menuntut bacaleg untuk memenuhi kelengkapan administrasi seratus persen. Jika mereka tidak memenuhi persyaratan, jelas tidak niat untuk menjadi caleg DPR RI di Senayan.

Persoalannya, DPP Gerindra masih memiliki banyak caleg yang mau duduk di Senayan. Dan mereka sudah mengantri. Apalagi, Gerindra sudah memiliki caleg lapis kedua sebanyak lima orang hampir di setiap 77 daerah pemilihan untuk anggota DPR RI.

"Saya kira kalau mereka tak melengkapi berarti tak serius dan akan dicoret. Kecuali ada dokumen seperti surat keterangan anggota DPRD dari partai sebelumnya yang sulit dipenuhi kita bisa tunggu," terang Harris yang maju nomor satu dapil Jabar VII ini.

Namun Harris yakin Gerindra akan bisa memaksimalkan pencalonan kadernya ke Senayan 100 persen atau 560 caleg. Pasalnya, dari seluruh berkas persyaratan administrasi bukan yang primer, hanya formulir BB 9 dan BB 11.

Saat inin dari 560 bacaleg Gerindra yang disodorkan ke KPU hanya satu orang yang mengundurkan diri. Alasannya, yang bersangkutan tidak sreg dengan nomor urut yang diberikan Gerindra, dan kini memilih pindah ke partai lain.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
0 KOMENTAR
1756362 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas