Selasa, 28 Juli 2015
Tribunnews.com

14.033 Napi di Indonesia Pengguna Narkoba

Rabu, 15 Mei 2013 09:19 WIB

14.033 Napi di Indonesia Pengguna Narkoba
POS KUPANG/NOVEMY LEO
Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, Denny Indrayana, didampingi Kepala Kantor Hukum dan HAM NTT, Leo Detri, dan pejabat lainnya, saat berdialog dengan warga binaan di Lapas Anak Kupang, Minggu (7/4/2013) petang.

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pemahaman para penegak hukum bahwa pengguna narkotika baik pecandu atau penyalahguna narkoba wajib mendapatkan rehabilitasi medis sesuai UU Narkotika No 35/2009, tampaknya belum dipahami secara maksimal.

Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggelar pemahaman kepada para aparat penegak hukum di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai Selasa (14/5/2013) sampai Kamis (16/5/2013).

Acara yang digelar di Hotel Singgasana, Makassar, ini dibuka Selasa (14/5/2013) malam, dan dihadiri Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM Prof Denny Indriyana.

Acara bertajuk 'Sosialisasi Penanganan Pecandu, Penyalahguna dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Yang Sedang Menjalani Proses Peradilan Ditempatkan Di Tahanan Atau Di Tempat Rehabilitasi'.

Dalam paparan awalnya, Denny Indriyana, menjelaskan kebijakan Kemenkumham dalam penanganan pecandu, penyalahguna dan korban penyalahgunaan narkotika, setelah lahirnya UU Narkotika No 35/2009 sangat jelas. Bahwa pengguna narkoba baik pecandu, penyalahguna dan korban
penyalahgunaan narkotika wajib mendapatkan rehabilitasi.

Namun diakui angka dimana pengguna narkoba mendapatkan rehabilitasi masih sangat kecil.

Halaman123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas