• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Implementasi Kurikulum 2013 Sulit Terwujud

Jumat, 17 Mei 2013 14:52 WIB
Implementasi Kurikulum 2013 Sulit Terwujud
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Revolusi Pendidikan berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2013). Aksi yang dilakukan pertepatan dengan hari pendidikan nasional ini, menuntut dihentikannya komersialisasi dan kapitalisasi pendidikan, mencabut ujian nasional, membatalkan kurikulum 2013, serta mencopot Menteri Pendidikan M.Nuh. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP, Reni Marlinawati Amin menegaskan bahwa anggaran kurikulum 2013 belum disetujui.

Hal ini disebabkan ada perubahan sasaran, yang otomatis membawa perubahan pada anggaran itu sendiri.

"Karena ada perubahan sasaran otomatis ada perubahan anggaran dari kira-kira Rp 2,4 miliar menjadi Rp601 miliar," ungkap Ketua DPP PPP ini kepada Tribunnews.com, Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Karena ada perubahan yang dinilai signifikan, maka harus ada pembahasan kembali mengenai anggaran kurikulum 2013.

Apalagi, dari seluruh anggaran yang dicabut tanda bintangnya oleh kementerian Keuangan, kata dia, anggaran kurikulum tidak termasuk di dalamnya.

"Apalagi sebentar lagi masuk APBNP. Jadi anggaran kurikulum bisa jadi masuk APBNP," jelasnya.

Karena itu, menurutnya, pelaksanaan kurikulum 2013 pada Juli mendatang kelihatannya akan sulit terlaksana.

"Implementasi kurikulum sulit terwujud pada Juli," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PKS, Raihan Iskandar, mengatakan pembahasan mengenai kurikulum 2013 hingga kini dengan pemerintah masih belum selesai.

"Belum selesai pembahasannya. Karena terakhir janji kementrian pendidikan dan kebudayaan akan memberikan hasil konsultasinya dengan BPK. Namun belum diberikan ke panja hingga sekarang," ungkap Raihan Iskandar kepada Tribunnews.com.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1796832 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas