Selasa, 28 April 2015
Tribunnews.com

Maharani dan Fathanah Tanpa Busana di Kamar 1740

Jumat, 17 Mei 2013 14:57 WIB

Maharani dan Fathanah Tanpa Busana di Kamar 1740
TRIBUNNEWS.COM
Maharani Suciyono dan Ahmad Fathanah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Misteri keberadaan mahasiswi cantik bernama Maharani Suciyono bersama Ahmad Fathanah di kamar Hotel Le Meridian pada 29 Januari 2013, terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.

Itu terungkap dari saksi penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Amir Arif, dalam sidang terdakwa korupsi suap impor daging sapi Kementerian Pertanian serta dua direktur PT Indoguna, Arya Abdi Effendy alias Dio dan Juard Effendi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Jumat (17/5/2013).

Amir menjelaskan kronologi penangkapan Fathanah dan Maharani kepada majelis hakim yang menanyakannya.

Amir menceritakan, pada 29 Januari 2013, pukul 17.00 WIB, ia bersama tim mendapat tugas dari KPK untuk memantau Hotel Le Meridien, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Karena, Fathanah diduga telah menerima uang terkait proyek impor daging sapi Kementerian Pertanian (Kementan).

"Pertama, saya melihat di lobi hotel Le Meridien, ada Ahmad Fathanah datang pertama sendiri, lalu menuju restoran di lobi hotel. Tak lama kemudian, datang perempuan yang saya tahu itu Maharani Suciyono, lalu dia bergabung ke meja Fathanah. Tak lama, mereka naik ke lantai 17, kamar 1740," ujar Amir yang duduk berdampingan dengan saksi penyelidik KPK lainnya, Andi, dan Maharani.

Selanjutnya, Amir mengaku mendapat perintah dari atasannya, untuk menangkap Fathanah dan mobil milik Fathanah. Setelah itu, Amir dan timnya bergerak menuju kamar 1740, tempat Fathanah dan Maharani tengah berduaan.

Menurut Amir, Fathanah berusaha mengulur waktu saat timnya hendak menangkapnya.

Halaman123
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas