Sabtu, 25 April 2015
Tribunnews.com

Dada Rosada Tertawa saat Ditanya Kesiapannya Jadi Tersangka

Senin, 20 Mei 2013 20:55 WIB

Dada Rosada Tertawa saat Ditanya Kesiapannya Jadi Tersangka
TRIBUNNEWS.COM/DANY PERMANA
Wali Kota Bandung Dada Rosada (kanan), diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK Jakarta, Senin (20/5/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Bandung Dada Rosada tertawa saat ditanya soal kesiapannya, bila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dirinya sebagai tersangka dugaan suap hakim PN Bandung Setyabudi Tedjocahyono.

Keluar dari Kantor Abraham Samad Cs sekitar pukul 20.20 WIB, Dada langsung dihadang awak media. Ia terpantau ditemani beberapa orang ajudannya. Namun, ia sempat menjawab pertanyaan wartawan sebelum memasuki mobil.

Dada dimintai keterangan sebagai saksi untuk empat tersangka, yakni Hakim PN Bandung Setyabudi Tedjocahyono; Plt Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Bandung Herry Nurhayat; Ketua Ormas Gasibu Bandung Toto Hutagalung; serta anak buahnya, Asep Priana.

"(Diperiksa) untuk para tersangka," kata Dada yang mengenakan kemeja putih.

Saat ditanya lebih jauh soal uang saweran untuk menyuap hakim Setya, Dada mengklaim pemeriksaan penyidik belum sampai ke sana.

"Ya nanti, belum," ujar Dada, seraya menerangkan, pemeriksaan dirinya lama lantaran diiringi beberapa kegiatan di Kantor KPK.

Informasi yang diterima Tribunnews.com, KPK telah mengantongi jejak Dada dalam kasus suap pemulusan kasus korupsi bansos Bandung. Jejak ditemui penyidik saat menggeledah ruang Setyabudi beberapa waktu lalu. KPK juga mendapat jejak Dada saat menggeledah kediaman tersangka Toto Hutagalung.

Halaman12
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Yaspen Martinus
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas