Kamis, 29 Januari 2015
Tribunnews.com

Kemendikbud Prioritaskan Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Eks-RSBI

Selasa, 21 Mei 2013 09:10 WIB

Kemendikbud Prioritaskan Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Eks-RSBI
Warta Kota/Adhy Kelana
Menteri Negara Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh didampingi Guru SMALB Tunarungu Santi Rama, Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2013) M Nuh berbincang dengan para siswa usai melihat Ujian Nasional (UN) di hari pertama. Para siswa SMALB itu mengaku dapat ngerjakan soal UN dengan baik. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakin kurikulum 2013 dapat dilaksanakan pada 15 Juli mendatang. Penerapan kurikulum itu akan dilakukan secara bertahap dan terbatas yang didasarkan pada klasifikasi sekolah.

"Cakupan tersebut turun dari rencana semula 102.453 sekolah menjadi 6.325 sekolah," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M.Nuh dalam rapat kerja dengan Komisi X, Senin (20/5/2013) malam.

Nuh menjelaskan sekolah yang akan menggunakan kurikulum 2013 terbagi dalam tiga kriteria. Pertama, kesiapan sekolah diprioritaskan eks RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) dan yang berakreditasi A. Kedua, sekolah-sekolah yang memenuhi syarat keterjangkauan disribusi buku.

"Kita belum bisa melaksanakan tender buku jauh sebelum hari H. Dari situlah kita ambil cara terdekat yang distribusi cepat," kata M. Nuh

Nuh mencontohkan untuk provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang yang akan menerima kurikulum 2013 yakni sekolah yang dengan dengan ibukota provinsi.

Nuh mengungkapkan jika distribusi buku dilakukan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan waktu selama 1-2 hari itu akan menimbulkan persoalan baru. Terakhir sekolah-sekolah tersebut harus memenuhi syarat basis provinsi bukan lagi wilayah kabupaten.

Halaman12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas