• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribunnews.com

Luthfi dan Darin Pernah Tidur Sekamar

Rabu, 22 Mei 2013 18:15 WIB
Luthfi dan Darin Pernah Tidur Sekamar
Darin Mumtazah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengakuan mencengangkan kembali memperjelas hubungan apa yang sebenarnya terjadi antara tersangka suap kuota impor daging sapi Luthfi Hasan Ishaaq dan seorang remaja  bernama Darin Mumtazah.

Menurut Suyitno, salah satu satpam wilayah tempat tinggal Darin di Jalan Bhineka Raya No 3 RT 10/RW 09, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, menuturkan dirinya diminta untuk memijat Luthfi, bulan November 2012 silam.

"Istri saya kan kerja di rumah Darin, jadi tukang cuci. Dia (Luthfi) tengah mencari  orang  yang bisa memijat punggungnya, rupanya sudah satu malam disitu, tinggalnya sekamar dengan Darin di kamar lantai bawah. Istri saya juga bilang begitu," ujar Suyitno, Rabu  (22/5/2013).

Suyitno menjelaskan, di dalam rumah dengan luas sekitar 300 meter persegi yang memiliki dua lantai tersebut, terdapat enam kamar. Tiga kamar di lantai bawah dan tiga lantai lagi di lantai atas. Namun, hanya kamar di lantai bawah saja yang digunakan untuk tidur. Satu kamar digunakan untuk memelihara kucing, satu kamar untuk orangtua Darin dan satu kamar lainnya digunakan untuk Darin serta Luthfi tidur.

"Saya juga sempat dengar, waktu saya mijitin Bapak Luthfi beberapa bulan yang lalu itu. Pak Luthfi minta minyak angin untuk pijit itu ke Darin, manggilnya 'mamah'. 'Mah, mana minyak anginnya'," katanya.

Selain itu, Suyitno juga mengatakan, Darin juga membalas dengan sebutan 'Papah'.

"Ya setelah Bapak Luthfi meminta minyak angin tersebut, Darin membalas dengan sebutan 'Pah'. Iya Pah," katanya.

Namun Suyitno masih bingung sebutan 'Mamah' itu apakah untuk Darin atau untuk Umi (ibunda Darin). "Ya saya juga tidak tahu pasti, apakah sebutan itu untuk Darin atau ibunya Darin," ujarnya.

Menurutnya, Luthfi tidak pernah lama berada di rumah Darin. Namun, Luthfi selalu datang ke rumah itu minimal seminggu dua kali.

"Tapi paling-paling cuma sehari atau setengah hari, Pak Luthfi sudah pergi. Tapi pernah juga dua hari di sini, di dalam rumah terus," kata Suyitno.

Sebelumnya, Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap seorang perempuan bernama Darin Mumtazah, sebanyak dua kali untuk diperiksa terkait tersangka kasus suap impor daging sapi dengan tersangka LHI.

Namun dari dua kali pemanggilan Darin tidak kunjung hadir pasalnya karena surat panggilan tidak sampai ke alamat Darin. Sementara yang kedua tidak ada konfirmasi dari Darin. Pemanggilan dari diawali dari beredar foto di dunia maya. Wanita tersebut diduga mempunyai hubungan khusus dengan LHI.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
5 KOMENTAR
1817202 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • pebripulungan-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    Sejak kpn LHI sdh dinyatakn tersangka?ini berita memang gossip banget... Koq tribun buat yg beginian. Hati-hati membuat fitnah,menegaskan pernyataan palsu,khusus utk penulis berita dan editor,semoga diberi hidayah, jgn sampe kena laknat. aamin
  • Dini Atika-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    Ini berita apaaan sih? Hoax banget! Menunjukkan kebodohan orang Indonesia. Mereka-mereka yang fitnah, semoga ga bisa tidur lagi seumur hidup!
  • Maz Mugik-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    Skrg rakyat dah pada tau klau LHI Cs itu orang tukang Zub cewek saja , agama hanya dibuat kepentingan duniawi / untuk melampiaskan nafsu bejatnya saja , semoga sgr dilaknat oleh اللّهُ SWT , dasar Penjahat Kelamin Semua ☀̤̣̈̇ː̖́=))ђåαª(
  • Maz Mugik-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    Skrg rakyat dah pada tau klau LHI Cs itu orang tukang Zub cewek saja , agama hanya dibuat kepentingan duniawi / untuk melampiaskan nafsu bejatnya saja , semoga sgr dilaknat oleh اللّهُ SWT , dasar Penjahat Kelamin Semua ☀̤̣̈̇ː̖́=))ђåαª(
  • kk kk-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    mantappp..... tua2 keladi... makin tua makin bejaaatttt....
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas