Luthfi Hasan Panggil Darin dengan Sebutan Mamah

Rabu, 22 Mei 2013 10:28 WIB

Luthfi Hasan Panggil Darin dengan Sebutan Mamah
Darin

TRIBUNNEWS.COMDarin Mumtazah, perempuan berusia 17 tahun siswi sebuah SMK di Jakarta Timur, dua kali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga terkait kasus suap impor daging sapi dengan tersangka Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) mangkir.

Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, pemanggilan Darin untuk dimintai keterangan sebagai saksi untuk mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam kasus suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). "Darin dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi. Konstruksinya seperti apa, saya tidak tahu, itu sudah masuk ke materi penyidikan," ujar Johan, Selasa (21/5/2013).

Dari dua panggilan itu, kata Johan, Darin belum pernah datang. "Pertama katanya suratnya tidak sampai ke yang bersangkutan. Ini keterangan yang pernah disampaikan. Kedua tidak ada keterangan," kata Johan.

Siapa sebenarnya Darin Mumtazah? Dari penelusuran Warta Kota (Tribunnews.com Network), siswi SMK yang baru selesai mengikuti ujian nasional (UN) itu adalah perempuan muda berwajah cantik. Kulitnya putih, berhidung mancung, bermata bulat, dan beralis tebal. Rambutnya ikal sebahu dan terurai, tubuhnya tinggi semampai.

"Badannya berisi dan semampai. Pokoknya cantik lah. Seperti perempuan cantik Timur Tengah," ucap Yuni, salah seorang tetangga, saat ditemui Warta Kota (Tribunnews.com Network), Selasa (21/5/2013).

Darin bersama kedua orangtuanya, Ziad dan Uti alias Umi, sejak 8 bulan lalu tinggal di rumah kontrakan, yakni sebuah rumah besar di Jalan Bhinneka, RT 10/9, Kelurahan Cipinangcempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sejak tinggal di sana, warga mengenal Darin sebagai perempuan cantik, walau dianggap tertutup dan tidak bergaul dengan warga sekitar. Warga mengaku sering melihat LHI datang ke rumah itu dengan mobil mewah.

Halaman
12
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help