Selasa, 23 Desember 2014
Tribunnews.com

Kompas Gramedia Bersinergi dengan Indonesia Mengajar

Kamis, 30 Mei 2013 19:36 WIB

Kompas Gramedia Bersinergi dengan Indonesia Mengajar
Tribunnews.com/Eko Sutriyanto
Penggagas Indonesia Mengajar, Prof Dr Anies Baswedan (kiri) dan CEO Kompas Gramedia, Agung Adiprasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kesamaan visi dan misi antara Kompas Gramedia dan Indonesia Mengajar (IM), yakni mencerahkan dan mencerdaskan mengantarkan keduanya untuk bersinergi. Penandatanganan dilakukan CEO Kompas Gramedia Agung Adi Prasetyo dan Pengagas IM Anies Bawesdan di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (30/5/2013).

Sinergi itu diwujudkan dalam bentuk KG sebagai patner yang secara khusus menyediakan expose kegiatan IM melalui artikel atau iklan, KG berpartisipasi dalam kegiatan IM dan KG dalam mensosialisasikan lowongan KG kepada alumni IM.

Dengan adanya kerjasama ini, kegiatan IM lebih tersosialisasikan secara lebih luas dan mendapatkan citra yang kuat melalui pemberitaan media di bawah Kompas Gramedia yakni Kompas, Kompas.com, Kompas TV, Tribun dan Radio Sonora.

Dunia industri yang makin marak terjadi talent war antarperusahaan, kerjasama ini bisa menguntungan KG dalam hal talent rekrutmen karena IM menghadirkan pengajar muda yang berkualitas.

CEO Kompas Gramedia Agung Adi Prasetyo mengatakan kerjasama terjalin karena mempunyai visi yang sama yakni mencerahkan manusia.

"Pendidikan adalah hal yang mendasar. Kita perlu melakukan sesuatu. Bukan hanya MoU harus jadi gerakan di atas rata-rata," kata Agung.

Anies Bawesdan, pengagas mengatakan, Indonesia Mengajar bukanlah program melainkan gerakan publik yang mengajak masyarakat berperan akrip dalam pendidikan.

"Gerakan ini didanai pihak swasta, BUMN tanpa sama sekali dana pemerintah. Memang ada yang kami minta dari pemerintah yakni minta restu," kata Anies.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas