Rabu, 26 November 2014
Tribunnews.com

Tito Kei Tewas Ditembak, Tanda Aksi Koboi Jalanan Masih Ada

Minggu, 2 Juni 2013 12:22 WIB

Tito Kei Tewas Ditembak, Tanda Aksi Koboi Jalanan Masih Ada
TRIBUNNEWS/DOMU D AMBARITA
Ayah Tito Kei, Paulinus Refra (80) memperlihatkan foto anaknya, Franciskus Refra alias Tito Kei yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) bersama Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, di kediaman korban di Perumahan Titian Indah, Kalibaru, Medan Satria, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2013). Tito yang merupakan adik kandung John Kei tewas ditembak orang tak dikenal pada Jumat (31/5/2013) malam. TRIBUNNEWS/DOMU D AMBARITA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara mengenai aksi penembakan yang menewaskan Franciskus Refra alias Tito Kei serta Rastim, seorang pemilik warung rokok, Jumat (31/5/2013) di sebuah warung di Perum Titian Indah, Bekasi.

Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan mengatakan berdasarkan kasus penembakan tersebut menandakan jika aksi koboi masih mengintai ibukota.

"Ini membuktikan aksi koboi masih hidup subur di negeri ini," ungkap Edi pada Tribunnews.com, Minggu (2/6/2013).

Untuk itu, Edi juga mendesak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut. Dan melakukan pencegahan serta patroli agar tidak meresahkan masyarakat. Terutama masyarakat di sekitaran TKP penembakan.

Franciskus Refra alias Tito Kei (41), lahir di Desa Tutren, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, 2 April 1971.

Pengacara dan pemegang gelar master ini meninggalkan seorang istri, Merlin. Anak mereka ada empat orang, si sulung Erlan Daniel Refra (11 tahun, kelas 5 SD), Frank Refra, Alexandra Refra, dan Frans Cheska Refra.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas