• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribunnews.com

Farhat Abbas Dilaporkan Menipu Terpidana Narkoba Rp 5 Miliar

Senin, 3 Juni 2013 18:27 WIB
Farhat Abbas Dilaporkan Menipu Terpidana Narkoba Rp 5 Miliar
Ciricara
Farhat Abbas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Farhat Abbas kembali muncul di pemberitaan. Kali ini Farhat dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penipuan sebesar Rp 5 miliar pada seorang terpidana kasus narkoba, Liem Marita alias Aling.

Atas dasar dugaan tersebut, Leim Marita melaporkan suami Nia Daniati itu ke Polda Metro Jaya melalui kuasa hukumnya, Nancy Yuliana, dengan nomot laporan LP/1559/V/2013/Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pada 11 Mei 2013 lalu. Dalam laporan itu, Farhat disangkakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan.

Saat dikonfirmasi ke Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengenai kebenaran laporan tersebut, hal itu dibenarkan oleh Rikwanto.

"Kasusnya ada, FA (Farhat Abbas) dilaporkan oleh Aling dengan dugaan penipuan atau penggelapan. Kasusnya masih disidik di Ditreskrimum dan saat ini FA belum diperiksa," ujar Rikwanto, Senin (2/6/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Dalam laporan tersebut diketahui, kejadian berawal saat terlapor (Farhat Abbas) menjanjikan ke pelapor akan mengajukan upaya PK ke dua ke Mahkamah Agung agar mendapat keringanan hukuman.

Aling sendiri merupakan terpidana narkoba yang telah divonis hukuman seumur hidup pada tahun 2011. Dan saat ini, Aling menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita, Tangerang.

"Jadi Aling ini dijanjikan mendapat keringanan hukuman dari seumur hidup menjadi 15 tahun penjara dengan syarat membayar kepada FA sebesar Rp 3 miliar," ucap Rikwanto.

Namun, proses pengajuan kembali belum berjalan, Farhat kembali menjanjikan keringanan hukuman kepada Aling, dari 15 tahun penjara menjadi 10 tahun penjara, dengan syarat membayar lagi Rp 2 miliar.

Lalu Aling menuruti permintaan pelapor dan melalui temannya mentransfer uang ke rekening milik FA dan sebagian diserahkan secara langsung, secara tunai dalam bentuk dollar Singapura. Dan total kerugian yang dilaporkan Aling mencapai Rp 5.750.000.000. Lalu apabila gagal maka uang akan dikembalikan.

Nyatanya, hingga laporan tersebut dibuat, Aling tidak juga mendapat keringanan hukuman. Dan aling malah mendapat jawaban dari MA jika tidak ada PK ke dua. Merasa tertipu akhirnya Aling memutuskan melaporkan Farhat ke Polda Metro.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
2 KOMENTAR
1863051 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas