Senin, 30 Maret 2015
Tribunnews.com

BNP2TKI Sertakan Tim Tangani TKI Amnesti di Saudi

Selasa, 4 Juni 2013 20:57 WIB

BNP2TKI Sertakan Tim Tangani TKI Amnesti di Saudi
setkab.go.id
Moh Jumhur Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengikutsertakan dua pejabatnya bersama tim Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi berangkat ke Arab Saudi menangani WNI/TKI dalam program pengampunan (amnesti) yang diberlakukan pemerintah negara itu sejak 11 Mei-3 Juli 2013.

Pejabat BNP2TKI tersebut yaitu Direktur Penyiapan Pembekalan dan Pemberangkatan, Arifin Purba dan Kepala Sub Direktorat Penyiapan Pembekalan, Aminullah. Keduanya direncanakan menuju Jeddah, Arab Saudi pada Jumat (7/6/2013).

Selain mengunjungi Jeddah, kata Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat dalam rilis yang diterima Tribun di Jakarta, Selasa (4/6/2013), tim Pemerintah dijadwalkan bertandang ke Riyadh guna membantu proses pelayanan redokumentasi para WNI/TKI ilegal di kedua tempat, utamanya akibat tidak berdokumen lengkap ataupun menjadi overstayer.

”BNP2TKI sebagai tim pemerintah RI akan melakukan inventarisasi sekaligus mengklasifikasi data TKI kategori program amnesti, baik karena melanggar batas izin tinggal (overstay) maupun tidak berdokumen ketenagakerjaan,” jelas Jumhur.

Selanjutnya, bagi TKI yang tetap ingin bekerja di Arab Saudi akan diperbaharui dokumennya oleh perwakilan RI melibatkan calon pengguna/agensi setempat. Para TKI itu akan diwawancara termasuk sejumlah calon pengguna yang sengaja diundang untuk keperluan perekrutan TKI sesuai aturan resmi.

Sementara itu, terhadap para TKI amesti yang menginginkan pulang ke tanah air, tim pemerintah RI melalui KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh akan memfasilitasi proses kepulangannya dengan mengeluarkan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

”Tapi, saya berkeyakinan sebagian besar TKI itu berharap bisa terus bekerja di Arab Saudi, apalagi menghadapi Ramadhan ini, kan gaji/penghasilan para TKI akan lebih besar dari biasanya,” ujar Jumhur.

Halaman12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas