Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Keluarga Minta Sejarah Kelahiran Bung Karno Diluruskan

Kamis, 6 Juni 2013 13:18 WIB

Keluarga Minta Sejarah Kelahiran Bung Karno Diluruskan
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memimpin upacara peringatan hari lahir Pancasila di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (1/6/2013). Tokoh yang hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga Bung Karno meminta agar sejarah diluruskan terkait dengan tempat lahir sang proklamator tersebut yang selama ini salah dituliskan.

Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra, putra bungsu Bung Karno mengatakan bahwa buku-buku yang selama ini menuliskan tempat lahir Bung Karno adalah di Blitar, bukan di Surabaya.

"Tepat 112 tahun, kala itu 6 Juni di Surabaya. Saya ingat Bung Karno lahir di Surabaya. Di buku  Bung Karno lahir di Blitar, mohon ini dikoreksi, tolong luruskan sejarah ini, Bung Karno lahir di Surabaya," ujar Guruh saat memberikan sambutan pada peringatan hari lahir 112 Tahun Bung Karno, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Bung Karno adalah presiden pertama Indonesia yang berduet dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden awal-awal kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan catatan wikipedia, Bung Karno dilahirkan pada 6 Juni 1901 di Blitar, Jawa Timur, Hindia Belanda. Bung Karno meninggal di Jakarta pada 21 Juni 1970 (umur 69 tahun).

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Willy Widianto

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas