Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Gerindra Protes KPU Calegnya Dianggap Daftar Ganda

Rabu, 12 Juni 2013 09:37 WIB

Gerindra Protes KPU Calegnya Dianggap Daftar Ganda
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Ketua Partai Gerindra, Suhardi saat pengambilan nomor urut parpol, di Kantor KPU, Jakarta, Senin (14/1/2013). Sepuluh parpol beserta tiga partai lokal Aceh telah lolos verifikasi oleh KPU pada Senin 7 Januari 2013 lalu, dan berhak mengikuti Pemilu 2014 mendatang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra protes kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  terkait keputusan KPU yang menyatakan Gerindra tidak memenuhi syarat (TMS) di Dapil Jawa Barat IX.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pada Dapil tersebut terdapat caleg perempuan bernama Nur Rahmawati. Caleg tersebut oleh KPU terindikasi mendaftar ganda di Gerindra dan PKPI.

"KPU menyatakan TMS karena tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan tidak memenuhi syarat, maka di dapil itu dianggap tidak memenuhi syarat, akibatnya caleg laki-laki juga dianggap tidak lolos," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Muzani mengatakan Nur telah menyatakan mundur dari PKPI pada 18 Mei 2013. PKPI menerima Nur mundur pada 20 Mei. "Tapi PKPI tetap mendaftarkan sebagai caleg," imbuhnya.

Gerindra, kata Muzani, telah menunjukkan kepada KPU surat pengunduran diri tersebut. Ia pun menegaskan KPU seharusnya melihat caleg tersebut hanya ada di satu partai.

"Kita menempuh laporan ke bawaslu, biar fair, saya sudah menyampaikan protes," imbuhnya.

Kemarin KPU mengumumkan hasil verifikasi perbaikan administrasi bakal calon anggota DPR RI untuk Pemilu 2014. Hasilnya ada empat partai politik yang tak memenuhi syarat keterwakilan perempuan di daftar calegnya.

Keempat partai itu adalah Partai Gerindra yang tidak memenuhi syarat di Dapil Jabar IX, PPP di Jabar II dan Jateng III, PAN Sumatera Barat I dan PKPI kekurangan perempuan di Jabar V dan VI, serta NTT I.

Sesuai dengan Peraturan KPU No 7 Tahun 2013 maka parpol yang tak memenuhi syarat ini bakal diberi sanksi. Seluruh caleg di dapil yang tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan dinyatakan gugur dan tak bisa maju dalam Pileg 2014.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas