Senin, 2 Maret 2015
Tribunnews.com

Mau Kuliah Fleksibel? Masuk Universitas Terbuka Saja!

Selasa, 9 Juli 2013 20:24 WIB

TRIBUNNEWS.COM -- Buat mereka yang saat ini sedang bekerja dan berminat melanjutkan ke jenjang kuliah program S1, atau melanjutkan ke jenjang lebih tinggi lagi ke program magister (S2) untuk menunjang karier, kerap menghadapi kendala menyangkut manajemen waktunya.

Mereka khawatir kesulitan membagi waktu antara untuk pekerjaan dan kuliah serta untuk waktu pribadi. Apalagi, buat mereka yang sudah berkeluarga. Memang, saat ini banyak perguruan tinggi yang menawarkan kuliah malam melalui program ekstensi yang bisa dijalani usai bekerja, tapi tetap saja harus mengalokasikan waktu buat datang ke kampus mengikuti perkuliahan.

Sebenarnya saat ini sudah ada solusi buat mereka yang menghadapi kendala semacam itu. Yakni, kuliah di Universitas Terbuka (UT). Banyak orang yang belum mengetahui bahwa menuntut ilmu di UT sama bagusnya dengan kuliah konvensional. Apalagi, UT berstatus perguruan tinggi negeri yang mutu pendidikan dikelola oleh pengajar berkompeten.

Prof Tian Belawati M Ed Ph D, Rektor UT dalam paparan videonya di sebuah seminar tentang sumber daya manusia di Kampus Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, baru- baru ini mengatakan, UT adalah universitas berstatus negeri. Sifatnya yang terbuka, memungkinkan siapa saja bisa menjalani perkuliahan dengan sangat fleksibel, di mana saja dan kapan saja tanpa batasan usia. Juga, mahasiswa juga diberi fleksibilitas menyelesaikan perkuliahannya sampai selesai, menyesuaikan dengan kesibukan hariannya.

Didirikan Pemerintah Ri tahun 1984, UT bertujuan meningkatkan kapasitas dan akses kepada semua orang untuk menempuh pendidikan tinggi melalui sistem pembajaran yang fleksibel, yakni terbuka dan jarak jauh.

"Berapapun usia mahasiswa tidak dibatasi. Juga lama penyelesaian studi juga fleksibel mengikuti kemampuan mereka. Mahasiswa memiliki otonomi dalam melakukan proses pembelajarannya. Karenanya, UT cocok buat mereka yang sudah bekerja," kata Prof Tian.
Karena itu, pihaknya angat berkepentingan menyolisasikan fleksibilitas kuliah di UT kepada masyarakat luas. "Kami menawarkan banyak sekali program studi untuk membantu meningkatkan kompetensi dan kapabilitas SDM," ujar Prof Tian.

Kenapa harus UT padahal banyak lembaga pendidikan sejenis di luar? Pembantu Rektor IV UT DR Mohamad Yunus MA mengatakan, UT memungkinkan karyawan belajar secara fleksibel di manapun mereka bekerja. Saat pindah tugas yang mengharuskan dia pindah ke kota lain, bahkan ke luar negeri pun, mereka tetap bisa belajar tanpa perlu harus keluar dari pekerjaannya. Kami berkomitmen memberikan kualitas pendidikan yang mumpuni.

Halaman12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hendra Gunawan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas