• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribunnews.com

Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Lebaran 8 Agustus 2013

Senin, 29 Juli 2013 14:00 WIB
Din Syamsuddin: Warga Muhammadiyah Lebaran 8 Agustus 2013
Lambang Muhammadiyah

Laporan Wartawan Tribun Jakarta M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan, warga Muhammadiyah akan merayakan hari raya Idul Fitri 1434H, pada Kamis 8 Agustus 2013.

Hal itu didasarkan pada ketetapan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah.

"Muhammadiyah melalui keputusan Majelis Tajrih sudah menetapkan Idul Fitri 1434H akan jatuh pada 8 Agustus mendatang," kata Din di Gedung PP Muhammadiyah, Senin (29/7/2013).

Din menuturkan, penetapan 8 Agustus 2013 sebagai hari raya Idul Fitri karena pada 7 Agustus 2013 sudah terjadi konjungsi matahari, bumi dan bulan pada satu garis lurus.

"Apabila dengan ketinggian cukup diatas 3 derajat, sudah bisa diperhitungkan secara ilmiah maka kami berkeyakinan 7 Agustus hilal syawal sudah ada," ujarnya.

Mengenai terjadi perbedaan pendapat penetapan hari raya Idul Fitri, terutama dengan pemerintah atau yang lainnya, Din meminta hal itu harus toleransi. Bila pemerintah harus melihat hilal dan jika hilal belum terlihat pada 7 Agustus 2013, tentunya akan menambah puasa.

"Dengan perbedaan itu Insha Allah Ukhuwah tetap terjaga," tuturnya.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Reza Gunadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
4 KOMENTAR
2092701 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • M. iswandanu-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    Islam harus tegas, sampaikan yang benar itu benar...
    perhitungan terjadinya gerhana matahari/bulan bisa dihitung kenapa yang mudah harus dipersulit? besok" pemerintah gak usah ngitung kalender kalo masih ragu" menentukan awal Ramadhan dan Idul fitri (*sam
  • ali musa-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    jangan salahkan kalo tahun baru Islam sepi..jgn salahkan kalo tahun baru masehi rame dan gempita..teknologi sudah maju, bikin kalender Islam saja ga bisa, mesti direvisi tiap awal bulan..tanya kenapa?
  • warno suwarno-Selasa, 30 Juli 2013 Laporkan
    din samsudin gak usah sungkan2 keluarin aja rekapan awal puasa dan idul fitri 1000 tahun kedepan dan diedarkan kepada anggotanya daripada tiap tahun bikin ramai pemberitaan.kan situ pernah bilang begitu dengan teknologi soal awal puasa/idul fitri bisa den
  • H.DINO.S.SAID-Senin, 29 Juli 2013 Laporkan
    Membuat Rakyat Bingung saja...kita ini Berbangsa dan Bernegara, mengapa kita tidak ikut aturan Pemerintah, dan perlu di ketahui perhitungan Pemerintah itu di lakukan oleh Banyak Pengamat, banyak Lembaga dan Banyak Para Kiyai juga Lembaga Islam lainnya ser
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas