• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribunnews.com

KSAU: TNI AU Mampu Kawal Dirgantara Nasional

Senin, 29 Juli 2013 16:10 WIB
KSAU: TNI AU Mampu Kawal Dirgantara Nasional
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Ida Bagus Putu Dunia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menuturkan, dengan dukungan masyarakat saat ini mampu untuk mengawal digantara nasional.

Menurutnya lewat pembangunan kekuatan hingga tahun 2024 atau ada rencana dimajukan target itu menjadi tahun 2019 maka kita akan mencapai minimum essential force, dimana kita dituntut mampu menghadapi dua trable spot yang kemungkinan terjadi di Indonesia. Jika terpenuhi mampu mengatasi tersebut akan menjadi diterent power untuk bangsa Indonesia.

Putu menjelaskan, untuk mengawaki alutsista yang akan tiba TNI AU meningkatkan beberapa pangkalan dari tipe B menjadi tipe A dan tipe C menjadi tipe B, diantaranya Lanud Rusmin Nurjadin dan Lanud Supadio menjadi tipe A, sedangkan untuk tipe B adalah Lanud Ngurah Rai Bali, Lanud El Tari Kupang, Lanud Pattimura Ambon dan Lanud Jayapura Papua, jelasnya.
 
"Hari Bakti Angkata Udara merupakan simbol sekaligus roh perjuangan bagi TNI Angkatan Udara karena adanya nilai-nilai pengabdian yang sangat tinggi dalam menjaga dan mengawal eksistensi Ibu Pertiwi pada masa awal perang kemerdekaan yang mewarnai perjalanan sejarah TNI Angkatan Udara di kancah perjuangan fisik bangsa indonesia," kata Putu Dunia selesai upacara Peringatan ke-66 Hari Bakti TNI AU tahun 2013 di Kesatrian AAU Yogyakarta, Senin (29/7/2013).
 
KSAU menuturkan, dua peristiwa bersejarah pada tanggal 29 juli 1947, yaitu operasi serangan udara pertama kali oleh TNI Angkatan Udara yaitu mengebom kedudukan Belanda di kota Salatiga, semarang dan Ambarawa serta peristiwa gugurnya tiga pelopor dan perintis TNI Angkatan Udara yakni Komodor Udara Agustinus Adi sutjipto, Komodor Udara Prof, Dr. Abdurachman Saleh dan Opsir Muda Udara I Adisoemarmo bersama awak pesawat dan penumpang lainya saat pesawat Dakota VT-CLA ditembak oleh pesawat pemburu Kitty Hawk Belanda.
 
"Sebagai generasi penerus TNI Angkatan udara, kami wajib melanjutkan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para pejuang TNI AU berupa kejuangan, disiplin, keberanian, profesional, semangat pengorbanan, dan keteladanan dengan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas masing-masing," lanjutnya.

Rangkaian kegiantan peringatan Hari Bakti TNI AU diakhiri dengan wisuda purna bakti 27 Pati TNI AU diantaranya mantan Kasau Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, mantan Kasum TNI Marsdya TNI Daryatmo dan dua Pati Wara TNI AU yaitu Marsma TNI (Purn) Siti Zubaedah dan Marsma TNI (Purn) Ida Rudiani yang dilanjutkan dengan passing out parade ke dua puluh tujuh wisudawan.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2093412 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas