• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribunnews.com

Blanko STNK dan BPKB Masih Kosong

Senin, 12 Agustus 2013 16:36 WIB
Blanko STNK dan BPKB Masih Kosong
NET
ILUSTRASI

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Blanko Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang kosong sejak beberapa bulan lalu di sejumlah kantor wilayah Samsat di Jakarta, sampai Senin (12/8/2013) tetap langka.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, tidak dapat memastikan kapan keberadaan blanko STNK dan BPKB itu akan ada atau terbit kembali.

Karenanya, sampai kini, pengganti blanko BPKB dan STNK yang diperpanjang, masih berupa dokumen surat keterangan sementara yang disediakan Ditlantas Polda Metro.

Wakil Direktur Lalu Linta Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sambodo Purnomo, kepada Warta Kota, Senin (12/8/2013), mengatakan sampai saat ini material blanko STNK dan BPKB belum kunjung ada atau datang dari Korlantas Polri.

Sebelumnya Sambodo memperkirakan blanko tersebut sudah ada akhir Juli 2013 ini. "Tapi sampai sekarang belum keluar juga," kata Sambodo.

Karenanya, kata Sambodo, pihaknya tidak dapat memastikan kapan blanko BPKB dan STNK keluar atau terbit kembali.

"Belum tahu kapan keluarnya. Belum ada informasinya. Kami tetap menunggu," kata Sambodo.

Walaupun tidak ada stok BPKB dan STNK, kata Sambodo, polisi tetap melayani masyarakat terkait registrasi dan identifikasi (regindent) kendaraan bermotor.

Untuk pengganti BPKB dan STNK tersebut, katanya masih berupa dokumen surat keterangan sementara yang disediakan Ditlantas Polda Metro.

Sebelumnya, Surat Keterangan Pengganti Sementara ini diberlakukan sesuai datangnya Surat Telegram Kapolri No: STR /72/II/2013 Tanggal 14 Februari 2013.

Atas adanya surat ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pembayaran Kendaraan Bermotor (BPKB) sementara, untuk mengatasi kekurangan Materiil BPKB yang habis pertengahan April 2013 lalu. Sebagai pengganti diterbitkan surat keterangan sementara yang berlaku maksimal 6 bulan sejak diterbitkan..

Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota
0 KOMENTAR
2144541 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas