• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 2 Oktober 2014
Tribunnews.com

Pidato Terakhir Presiden SBY Harus Meninggalkan Kesan

Senin, 12 Agustus 2013 15:55 WIB
Pidato Terakhir Presiden SBY Harus Meninggalkan Kesan
harryazharazis.com
Harry Azhar Azis

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis, berpendapat Pidato Kenegaraan Presiden SBY tentang Nota Keuangan dan RAPBN 2014 yang akan dibacakan di Sidang Paripurna DPR 16 Agustus nanti adalah kesempatan terakhir bagi SBY untuk membuktikan janji-janji kampanyenya di tahun 2009.

"Salah satu yang terpenting adalah pertumbuhan ekonomi harus mencapai 7% di tahun 2014, dalam pembicaraan pendahuluan tentang pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2014 hal itu tidak tergambarkan," kata Harry Azhar kepada Tribunnews.com, Senin (12/8/2013).

Oleh karena itu, SBY mengatakan keputusan akhir soal APBN 2014 ada ditangan Presiden, maka usul dari bawahannya yang relatif bersifat pesimis harus dicambuk oleh Presiden.

"SBY harus membuktikan janjinya bahwa pertumbuhan ekonomi 2014 harus tercapai minimal 7%. Walau Pertumbuhan ekonomi di APBNP 2013 hanya dipatok 6,3%, janji adalah janji yang harus dipenuhi. Karena bila tidak, ini bisa dianggap sebagai suatu kegagalan," kata Harry Azhar.

Disamping itu, politisi Golkar ini mengatakan harus dibuat indikator bahwa pertumbuhan ekonomi harus berhubungan dengan indikator kesejahteraan rakyat untuk bisa dikatakan pertumbuhan ekonomi itu berkualitas.

"Presiden harus menegaskan dalam pidatonya nanti tentang indikator kesejahteraan rakyat yang harus dicapai di 2014 seperti angka kemiskinan yang terus menurun, angka pengangguran yang juga menurun, kesenjangan pendapatan yang semakin membaik serta indeks pembangunan manusia yang juga membaik di seluruh provinsi, kabupaten dan kota-kota di Indonesia," kata Harry.

Dijelaskan ini kesempatan terakhir SBY untuk merumuskan dan melaksanakan janjinya agar dikenang dalam sejarah Indonesia. Sebab, Oktober 2014 Indonesia sudah berganti Presiden yang baru hasil Pemilu 2014 nanti.

"Janji yang ditepati akan dikenang sepanjang masa!" ujar Harry.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Johnson Simanjuntak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
2144361 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas