• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 30 Oktober 2014
Tribunnews.com

Mahfud MD: Bukan Cuma Rudi, Saya Duga Masih Banyak di SKK Migas

Rabu, 14 Agustus 2013 10:01 WIB
Mahfud MD: Bukan Cuma Rudi, Saya Duga Masih Banyak  di SKK Migas
TRIBUN/DANY PERMANA
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik (kiri) memberikan ucapan selamat atas dilantiknya Rudi Rubiandini (kanan) di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Rabu (16/1/2013). Rudi yang sebelumnya menjabat Wakil menteri ESDM kini mengepalai Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Huklu Migas (SKK Migas), yang merupakan satuan kerja pengganti BP Migas yang dibubarkan oleh keputusan Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menduga tidak hanya Rudi Rubiandini yang terlibat tindak pidana korupsi. Melainkan banyak orang di SKK Migas yang berperilaku sama dengan Rudi.

"Saya duga masih banyak yang terlibat di SKK Migas. Saya yakin KPK pasti masih membidik orang yang lainnya itu,"kata Mahfud saat berbincang dengan Tribunnews, Rabu(14/8/2013).

Menurut Mahfud, apa yang dilakukan oleh KPK dengan menangkap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini adalah berdasarkan indikasi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Selain itu kata Mahfud dirinya juga sudah mencurigai sosok Rudi Rubiandini saat menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi.

Kala itu, Mahfud memutuskan untuk membubarkan BP Migas menjadi SKK Migas dalam uji materi UU Migas. MK lanjut Mahfud saat itu sudah mengindikasikan adanya praktik-praktik mafia hukum dan penyalahgunaan kekuasaan di BP Migas.

"Ini kan temuan BPK dan orang seperti ini(Rudi Rubiandini) harus dihukum berat," katanya.

Untuk diketahui, Rudi Rubiandini ditangkap KPK di kediamannya Jalan Brawijaya Jakarta Selatan. Rudi diduga menerima suap senilai 700.000 US Dolar dari sebuah perusahaan migas asing.

Penulis: Willy Widianto
Editor: Gusti Sawabi
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas