Kamis, 27 November 2014
Tribunnews.com

Hari Ini SBY Pidato Kenegaraan di DPR

Jumat, 16 Agustus 2013 06:05 WIB

Hari Ini SBY Pidato Kenegaraan di DPR
TRIBUN/DANY PERMANA
Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono menyapa pemudik di dalam ruang tidur KRI Banda Aceh - 593 milik Angkatan Laut, yang akan membawa pemudik tersebut ke Semarang, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (4/8/2013). Kapal yang akan mengangkut pemudik ke Semarang secara gratis tersebut ditujukan untuk meminimalisir penggunaan kendaraan roda dua oleh pemudik, dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan menyampaikan dua pidato kenegaraan dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah pada Jumat (16/8/2013) di Kompleks Parlemen.

Presiden akan menyampaikan sejumlah pandangannya terkait kebijakan pemerintah dan isu terkini yang terjadi di Tanah Air dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan ke-68 Republik Indonesia. Selain mendengarkan pidato kenegaraan, rapat juga mengagendakan pembahasan Nota Keuangan.

Merujuk ke pokok-pokok acara dalam Buku Petunjuk Acara Sidang Bersama DPR-DPD, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Kristiani Herrawati, dijadwalkan tiba di Gedung Nusantara kompleks parlemen pada pukul 08.45 WIB.

Setiba Presiden di ruang rapat paripurna, Ketua DPD Irman Gusman akan menyampaikan pidato pembukaan sidang bersama. Tahun ini, DPD mendapatkan giliran menjadi panitia pelaksana rapat bersama. Setelah itu, Presiden menyampaikan Pidato Kenegaraan.

Menurut buku petunjuk tersebut, Presiden akan menyampaikan situasi kondisi kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, refleksi dan perspektif, serta seruan kepada seluruh rakyat Indonesia (state of the union address).

Pada siang harinya, dijadwalkan pukul 14.00 WIB, Presiden akan menyampaikan pidato tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2014 dan Nota Keuangan dalam rapat paripurna luar biasa DPR yang dihadiri pimpinan dan anggota DPD.

Koordinator Panitia Pelaksana Tim Kerja Persiapan Sidang Bersama DPR dan DPD Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan rapat bersama ini adalah momentum sinergitas antar-lembaga. Sidang bersama juga sekaligus menyegarkan dan memupuk kembali semangat nasionalisme yang merupakan pondasi awal pembentukan negara.

“Sidang bersama setiap 16 Agustus, yang konsisten dilaksanakan bergantian oleh DPR dan DPD, makin memberi warna dalam kemajuan sistem politik dan sistem ketatanegaran,” kata Hemas dalam pernyataan pers yang diterima Jumat (16/8/2013).

Hemas menambahkan, pidato kenegaraan pun menandakan dimulainya masa persidangan baru bagi DPD maupun DPR, sesuai ketentuan pasal 199 ayat (5) dan Pasal 268 ayat (5) Undang-undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.(Sabrina Asril)

Editor: Willy Widianto
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas