• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

KPK Periksa Anak Buah Tersangka Korupsi Dermaga Sabang

Rabu, 21 Agustus 2013 11:51 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melengkapi berkas perkara kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan dermaga di Sabang, Provinsi Aceh. Di antaranya dengan memanggil saksi-saksi guna melengkapi berkas para tersangka.


Adapun yang dipanggil penyidik lembaga superbodi tersebut yakni Sabir Said, Karyawan BUMN, PT Nindya Karya (persero).

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RI dan HS," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (21/8/2013).

Pada perkara sendiri, memang KPK baru menjerat Heru Sulaksono (Kepala PT Nindya Karya) dan Ramadhan Ismy (Deputi Teknik Pengembangan dan Tata Ruang BPKS). Keduanya pun sudah dicegah KPK.

Selain itu, KPK juga mencegah Teuku Syaiful (mantan Kepala BPKS) dan Muhammad Taufik (swasta), untuk tidak bepergian ke luar negeri. Upaya itu dilakukan agar sewaktu-waktu keterangannya diperlukan penyidik, mereka tidak sedang di luar negeri.

"Dicegah sejak 25 Juli 2013 sampai 6 bulan ke depan," kata Johan Budi melalui pesan singkatnya, Selasa (20/8/2013).

RI adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas sabang pada BPKS, sedangkan HS merupakan Kepala PT NK Cabang Sumatera Utara dan Nanggro Aceh Darusalam (sekarang, Provinsi Aceh) merangkap kuasa Nindya Sejati Joint Operation.

"KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk meningkatkan status kasus tersebut ke penyidikan," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi.

Kedua tersangka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau suatu korporasi terkait pembangunan dermaga bongkar di Sabang. Akibatnya, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp 249 miliar.

Atas perbuatannya, RI dan HS disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.
Edwin Firdaus

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2182322 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas