Nazaruddin Ungkap 30 Kasus Korupsi

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), Muhammad Nazaruddin, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi

Nazaruddin Ungkap 30 Kasus Korupsi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terpidana kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI Muhammad Nazaruddin mendengarkan kutbah seusai menjalankan Salat Idul Fitri 1434 H bersama narapidana lainnya di Lapas Kelas I Sukamiskin, Kota Bandung, Kamis (8/8/2013). Pelaksanaan salat Idulfitri di tempat ini diikuti ribuan narapidana dan berjalan tertib dan aman. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), Muhammad Nazaruddin, menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penerimaan gratifikasi Hambalang, yang menjerat Anas Urbaningrum, Senin (26/8/2013).

Elza Syarif, Pengacara Nazaruddin, mengatakan kliennya kemungkinan diperiksa selama tiga hari berturut-turut.

"Mungkin Kamis baru pulang. Jadi saksi tidak perlu didampingi, tapi dia (Nazaruddin) minta ketemu saya karena mau kasih berkas-berkas, bukti-bukti secara lengkap," kata Elza kepada wartawan di Kantor KPK, Senin petang.

Elza mengaku diminta penyidik untuk datang pukul 8.00 atau 10.00, Selasa (27/8/2013), bertemu Nazaruddin sekalian mengambil berkas. Saat ditanya apakah berkas terkait 12 proyek yang pernah diungkap Nazaruddin, Elza membenarkannya.

"Iya, kayaknya Nazaruddin akan buka semuanya, kan ada Rp 6,8 triliun, sekitar 30 perkara akan dia buka. Kan dia baru buka 12, tapi tidak tahu nih hari ini dia sudah buka berapa lagi. Dan dia melengkapi berkas-berkas, yang menyangkut DPR, pemerintahan dan pengusaha," katanya. (Edwin Firdaus)

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help