Calon Presiden 2014

Wasekjen PDIP: Duet Mega-Jokowi Memungkinkan

Survei Kompas menunjukkan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meningkat signifikan.

Wasekjen PDIP: Duet Mega-Jokowi Memungkinkan
TRIBUNNEWS.COM
Megawati Soekarnoputri dan Jokowi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei Kompas menunjukkan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meningkat signifikan.

Survei yang dilakukan kepada 1.400 responden, menempatkan Jokowi di urutan pertama dengan 17 persen, saat survei digelar pada 26 November-11 Desember 2012, dan naik menjadi 32,5 persen pada survei 30 Mei-14 Juni 2013.

Sang tokoh fenomenal mengalahkan sejumlah tokoh politik lain yang lebih dulu memproklamirkan diri sebagai capres.

Bahkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang membawa Jokowi ke kancah politik nasional melalui pencalonan Gubernur DKI Jakarta, hanya memeroleh 8 persen dan berada di urutan ketiga.

Hasil survei ini menambah panjang kemenangan Jokowi sebagai tokoh paling potensial sebagai capres, dari hasil beberapa lembaga survei sebelumnya.

Menyikapi hasil survei Harian Kompas, Wakil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menunjukkan partainya punya modal calon pemimpin untuk Pilpres 2014.

"(Artinya) kami punya calon pemimpin, dan kaderisasi partai sudah berjalan," kata Hasto saat berbincang dengan Tribunnews.com, Senin (26/8/2013).

Hasil survei ini, lanjutnya, juga membuat PDIP makin percaya diri untuk menyiapkan dan merealisasikan sejumlah program dan kebijakan pemerintahan ke depan.

"Siapapun yang memimpin nanti, punya PR dari pemerintah SBY. Tidak hanya ekonomi, tapi juga kemandirian pangan, utang luar negeri, dan lainnya," imbuhnya.

Bagi PDIP, hasil survei Kompas kali ini menjadi berkah tersendiri, karena punya calon pemimpin bangsa yang mumpuni.

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help