• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribunnews.com

Ruhut: Negara Hancur Jika Dipimpin Jokowi

Selasa, 27 Agustus 2013 09:03 WIB
Ruhut: Negara Hancur Jika Dipimpin Jokowi
NET
Ruhut Sitompul

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kans Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menjadi presiden semakin besar. Elektabilitasnya pun semakin melejit dan bahkan mengalahkan calon presiden lainnya termasuk mereka yang ikut konvensi capres Partai Demokrat.

Namun, apabila benar-benar nantinya jadi presiden negara justru dalam keadaan bahaya bahkan hancur karena Jokowi lahir dari pencitraan.

"Orang itu jika presiden jadi apa, ini kan ada orang yang mendorong Jokowi jadi 'Media Darling'(pencitraan), orang-orang yang menginginkan negara ini hancur," kata Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada Tribunnews, Selasa(27/8/2013).

Menurut Ruhut, Jokowi belum pantas memimpin Indonesia, karena selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, belum ada hal berarti yang bisa diselesaikan. Ditambah lagi kini partai pengusung Jokowi, PDI Perjuangan saja belum bersikap mengenai pencapresan karena masih harus waspada dengan adanya upaya pihak-pihak yang mengupayakan pencitraan kepada Jokowi.

"Ini Indonesia, sekarang saja Jakarta semakin macet, semua yang diurus kan masih punya Foke. PDIP saja masih waspada soal adanya upaya "Media Darling" ini belum bersikap. Sudah itu, emang bisa dia jadi presiden, kunci dia kan ada di bu Mega,"ujar Ruhut.

Meski begitu, Ruhut mengakui apa yang dilakukan Jokowi melalui pencitraannya sama seperti yang dilakukan SBY. Hanya saja kata Ruhut, SBY bisa lebih kuat bertahan dua periode menjadi presiden meski terus mendapatkan tekanan dari banyak pihak.

Hal tersebut dinilai Ruhut karena SBY berasal dari kalangan militer. Berbeda dengan Joko Widodo yang berlatar belakang sipil.

Dikhawatirkan, lanjut Ruhut karena lahir dari pencitraan dan bukan dari militer, nasib Jokowi akan sama seperti presiden-presiden sebelumnya Habibie, Mega atau Gus Dur.

"Jalan Jokowi masih panjang. Pak SBY yang lahir dari proses pencitraan saja didemo sana sini, capek saya ngurusnya, tapi buktinya dia masih bertahan dua periode. Nah, Jokowi, bisa enggak dia bertahan seperti itu, pak SBY lahir dari pencitraan bisa tidak dia seperti itu. Kalau tidak nasibnya sama seperti Habibie, Mega atau Gus Dur, semuanya dari sipil," ujar Ruhut.

Penulis: Willy Widianto
Editor: Rachmat Hidayat
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
140 KOMENTAR
2208082 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Mbah Surip-Sabtu, 15 Maret 2014 Laporkan
    lama2 ane muntah denger omongan ente,,, bahlol ngomong seenaknya aja
  • Beler-Rabu, 18 Desember 2013 Laporkan
    Akibat mulut si ruhut ceplas-ceplos kini ia terkena skandal. Ane liat skandal ruhut di portal ini gan http://www.bijaks.net/scandal/index/4144-ruhut_sitompul_versus_boni_hargens/ .
  • zainal-Selasa, 12 November 2013 Laporkan
    maksudnya koruptor hancur jika jokowi presiden
  • Hendra Respiandi-Jumat, 8 November 2013 Laporkan
    JUDUL SEHARUSNYA JIKA JOKOWI JADI PRESIDEN DEMOKRAT AKAN HANCUR LEBUR
  • Imam Nuryanto -Jumat, 4 Oktober 2013 Laporkan
    Begini pak yang bikin negara hancur itu kalau pemimpinnya Zalim, Firaun itu tegas bukan main tapi zalim, maka hancurlah dia. Ya kalau pemimpin yang baik jujur, adil, sederhana, menepati janji, amanah ya negara nggak bakal hancur. Siapa yanag akan memusuhi pemimpin yang adil, yang jelas ya para koruptor, penjahat berdasi, penyuap, mereka akan berkonspirasi, bersekutu, berskongkol, berkomplotan untuk menjatuhkan PEMIMPIN YANG BAIK YANG ADIL, BAHKAN KALAU MUNGKIN MEREKA AKAN MEMBUAT NEGARA SENDIRI SUPAYA KORUPSI MEREKA LANGGENG WAL SUKSES. Ingat firaun itu tegas tapi zalim, kalau ada orde yang suka korupsi tapi tegas dikit-dikit yang vokal masukin penjara, nopotisme, kolusi, korupsi merajalela. kelihatannya tegas, tapi tegas dalam zalim itulah yang membuat negara rapuh. Jendral yang tegas tapi suka korupsi, kolusi nepotisme seperti di ORBA itulah yang membuat negara hancur. Habibi itu bukan menghancurkan negara...tapi dia cuma getah dari ORBA yang tegas tapi rapuh, rapuh dalm membangun bangsa, sama seperti Firaun tegas tapi zalim, rapuh karena kemakmuran tidak terbangun dimana-mana.INGAT KITA BUTUH PEMIMPIN YANG BAIK, BUKAN HANYA TEGAS. SAYA MAU TANYA PARA NABI ITU DARI MILITER ATAU SIPIL????. MEREKA MEMIMPIN UMATNYA TAPI SELALU DIMUSUHI OLEH ORANG KAFIR...
  • Efendi Huang-Selasa, 17 September 2013 Laporkan
    Banyak juga kok negara yang dipimping sipil berhasil di mata dunia
  • eko sragen-Senin, 16 September 2013 Laporkan
    saya sangat setuju dengan apa yg dikatakan bang ruhut otak tumpul,,,,karena kalau pak jokowi jd presiden,indonesia akan berantakan,terutama kawan bang otak tumpul yg dari partai demokrat,karena akan disapu rata oleh pak jokowi & berarti demokrat gak akan
  • Luqman Satria Manggala-Senin, 16 September 2013 Laporkan
    sEtuju ama bang ruhut, mEmang jokowi "bElum ada hasil" yang signifikan selama 8 (dElapan) bulan ini, tapi masih mEnding lah daripada yang udah 9 (sEmbilan) tahun hasilnya NOL BESAR!!! yang 9 tahun ini isinya cuma pEncitraan dan cuma bisa ngomong "saya kha
  • Supangkat Jager-Minggu, 15 September 2013 Laporkan
    Si tukang jilat pantat mulai menggonggong mirip anjing piaraanku !!!!!!
  • ridha diah-Minggu, 15 September 2013 Laporkan
    RUHUT... usulkan pada pak beye suruh bubarkan itu KONVENSI... dan katakan hanya ada satu nama untuk capres demokrat yaitu ; RUHUT SI OTAK TUMPUL
  • Dellise Samosir-Wienand-Sabtu, 14 September 2013 Laporkan
    satu kata buat elo ruhut : urus dulu kel mu yg kau telantarkan itu .... baru kau urus lingkungan tingkat ERTE dulu .... tau kau namanya karma, semakin kau sering menghina jokowi, semakin seluruh masyarakat indonesia menghina kau !! kok otakmu ga kepake si
  • al ghifari-Sabtu, 14 September 2013 Laporkan
    emang'a klo di pimpin militer negara ini makmur ? yg kedua, SBY bisa 2 priode krn main curang,, memakai duit century buat dana kampanye dan menyumpal rakyat
  • Than Bagoes-Sabtu, 14 September 2013 Laporkan
    Ruhut ama Batugana kan sebelas duabelas membela partai y yg sdh diujung tanduk, jd gak heran klo koar2 gak ada juntrungan y......,takut klo semua yg maling2 duit negara dimejahijaukan....kasian deh lo lae...
  • arkzymug-Selasa, 10 September 2013 Laporkan
    Ruhut... memangnya sebagian rakyat puas dengan kepimpinan SBY? Saya saja yang waktu itu pilih SBY, sekarang sangat tidak puas. Kedelai import, gula import, beras saja import, bawang import. Apa sih yang tidak import dijaman SBY ini??? Ckckck....
  • zaenal Bintang-Sabtu, 31 Agustus 2013 Laporkan
    Ruhut..Ruhut...Majikan ente si Kebo Dungu memang gak pencitraan segala, majikan ente dari zaman kuda gigit besi sampai skg masih memakai jurus pencitraan. jgn ente bandingkan dgn Jokowi yg memang murni bekerja utk rakyat kecil, kerja utk kesetaraan. tidak
  • Efendi Simanjuntak-Kamis, 29 Agustus 2013 Laporkan
    Kalau orang Batak nilang ini suara dari Na Taradophon Roha. Yang penting Joko Widodo jadi pimpinan karena diinginkan rakyatnya, bukan karena menyogok, manghepengi, mangoto-oto i dan menelikung. Horas !
  • nana juhana-Kamis, 29 Agustus 2013 Laporkan
    Sudahlah Bang...jangan bikin rakyat marah, kenapa abang selalu bikin sensasi ?
  • Shinsetsu Sense-Kamis, 29 Agustus 2013 Laporkan
    rasanya pengin sobek sobek mulut si botak . ngomong ga pake otak . ga ada filternya . bukan msalah ngebela jokowi tpi bacot si botak yang notanene berpendidikan . tak ubahnya tikus si botak satu keluarga dg farhat abbas . dr ujung timur sampe ujung barat
  • Dayat Baelah-Kamis, 29 Agustus 2013 Laporkan
    Pilih Presiden pake Otak,pake logika,pake Hati. Jokowi saya suka. Tpi blm untuk skrg. Alasanya. Kalian pikir baik2. Indonesia Negara apa. Negara islam terbesar d Dunia. Apa kalian mau,klo jokowi jdi presiden. AHOK jadi Gubernur DKI jakarta. Smua ditangan
  • Andi Boya-Kamis, 29 Agustus 2013 Laporkan
    masih mendhing JOKOWI punya agama ( ISLAM )..ada harapan masuk surga..daripada kau Hut..RUHUT...( nggak jelas agamanya / mungkin malah tidak beragama ),krn kalo orang beragama tidak akan mau menghina dan melecehkan orang lain yang tidak pernah menghinanya
  • Tampilkan lainnya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas