Kamis, 5 Maret 2015
Tribunnews.com

FITRA Desak Bupati OKU Timur Diperiksa Terkait Dugaan Investasi Bodong

Sabtu, 31 Agustus 2013 09:14 WIB

FITRA Desak Bupati OKU Timur Diperiksa Terkait Dugaan Investasi Bodong
net
Seknas FITRA, Ucok Sky Khadafi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus investasi bodong CV Indotronik di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur kini jadi perhatian publik. Karena nilai investasi para nasabah yang menanamkan dananya di CV Indotronik cukup fantastis, yang diduga mencapai Rp 4,6 triliun.

Menurut Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, pejabat kabupaten tak bisa lepas tangan begitu saja. Polisi didesak mengusut dugaan keterlibatan para pejabat di OKU Timur, sebab perizinan dikeluarkan Dinas Perdagangan setempat.

Uchok mengatakan dalam kasus Indotronik, polisi jangan berhenti mengusut hanya sampai kepada pemilik CV Indotronik. Namun peran para pejabat di Pemkab OKU Timur, terutama di Dinas Perdagangannya, harus diusut pula.

"Ini kelalaian pemerintah membiarkan investasi bodong berkeliaran ditengah-tengah masyarakat, bahkan sampai bebas tiga tahun begitu," kata Uchok dalam keterangan persnya, Sabtu (31/8/2013).

Herman Deru sebagai Bupati OKU Timur, kata Uchok, tak bisa lepas tangan begitu saja dalam kasus investasi bodong CV Indotronik. Sebab Dinas Perdagangan yang memberi izin operasi bagi CV Indotronik ada dibawah tanggung jawabnya. Terlebih selama tiga tahun, CV Indotronik leluasa mengeruk dana publik.

"Tugas pemerintah itu melayani dan melindungi rakyat, bukan pura-pura tidak tahu ada operasi investasi bodong selama tiga tahun," katanya.

Dikatakannya, polisi harus segera melakukan penyelidikan terhadap investasi bodong ini. Polisi juga harus mendalami, kemungkinan keterlibatan pejabat di kabupaten OKU Timur. Termasuk menelisik apakah Bupati OKU Timur, Herman Deru, juga punya peran dalam kasus itu.

Halaman12
Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas