• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Bunda Putri Dikenal Tegas dan Ambisius

Sabtu, 7 September 2013 18:44 WIB
Bunda Putri Dikenal Tegas dan Ambisius
ISTIMEWA
Bunda Putri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Bunda Putri kini menjadi perbincangan hangat, pasca-diputarnya rekaman percakapan Ahmad Fathanah, Ridwan Hakim, dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, di Pengadilan Tipikor beberapa waktu lalu.

Bunda Putri disebut-sebut sebagai sosok yang pengaruhnya sangat kuat di berbagai kementerian, untuk membantu mengurus proyek.

Termasuk, impor daging sapi yang menyeret Luthfi Hasan dan Fathanah ke tahanan KPK. Tribunnews.com berhasil mengungkap siapa sebenarnya Bunda Putri.

Berbekal sebuah foto perempuan berambut pendek, berkacamata, memakai anting, serta berbaju putih dipadu syal merah, akhirnya terungkap jati diri perempuan yang berusia sekitar 50 tahun.

Foto tersebut lantas dikirimkan Tribunnews.com ke seorang Ketua LSM, yang mengaku temannya pernah meminta bantuan Bunda Putri, untuk mendapatkan proyek di sebuah kementerian.

"Teman saya bilang betul, itu orang yang pernah ditemuinya saat meminta bantuan pengurusan proyek. Setelah dibantu Bunda Putri, proyeknya tembus," ujar Ketua LSM yang enggan disebut namanya, Jumat (6/9/2013).

Informasi tambahan yang disampaikan teman Ketua LSM, Bunda Putri memiliki nama lengkap Non Saputri. Saat bertandang ke rumahnya, sedang terjadi kerributan di keluarga Bunda Putri, terkait rencana perceraian putrinya yang bernama Peni Farnita Saputri.

Nama Peni Farnita tak asing lagi. Namanya sempat mencuat setelah suaminya, Bernaldi Djemat alias Aldi, ribut dengan artis yang kini menjadi bupati di salah satu Kabupaten di Jambi.

Kemarahan Aldi lantaran istrinya diduga berselingkuh dengan artis yang waktu itu sedang mencalonkan menjadi bupati.  

Aldi Djemat bahkan sempat ditahan di Polres Jakarta Selatan, karena menganiaya pembantu di rumah Ibu mertuanya, Non Saputri.

Tribunnews.com berhasil berkomunikasi langsung dengan pengacara Aldi Djemat, yakni Humprey Djemat. Setelah ditunjukkan foto perempuan yang disebut-sebut Bunda Putri, Humprey Djemat langsung mengiyakan.

"Benar, itu mertuanya Aldi Djemat. Kami dulu panggilnya Bu Putri," ungkap Humprey yang tidak menyangka ternyata Bu Putri adalah Bunda Putri.

Humprey mengaku pernah bertemu beberapa kali dengan Bunda Putri, ketika masalah Aldi Djemat dengan Peni Fernita meruncing. Aldi ketika itu hendak menggugat cerai istrinya karena berselingkuh.

Sepengetahuan Humprey, Bunda Putri adalah sosok yang tegas, keras, dan ambisius.

"Sepengetahuan saya, dia pebisnis. Orangnya keras dan kuat kemauannya," ucap Humprey.

Saat ditanyakan apakah tahu seorang pria bernama Hasanudin Ibrahim, ia pun langsung ingat.

"Saya ada foto Hasanudin Ibrahim yang dipanggil Aldi dengan panggilan kakek. Fotonya si kakek sedang menggendong anak Aldi, Rayden," jelas Humprey.

Meski tahu nama orang tersebut, Humprey tidak tahu siapa sebenarnya Hasanudin Ibrahim.

"Katanya, Hasanudin pacarnya Bu Putri. Aldi dan istrinya memanggilnya kakek. Mereka sudah dekat sekali kok," tambah Humprey.

Penelusuran Tribunnews.com, Hasanudin Ibrahim adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian. (*)

Penulis: Yulis Sulistyawan
Editor: Yaspen Martinus
6 KOMENTAR
2258452 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Pontas Silaen-Rabu, 23 Oktober 2013 Laporkan
    Saya heran melihat orang orang kelas atas yang mengidolakan atau bergaul dengan orang seperti Non Saputri ini, walaupun banyak uangnya, karena orang ini sudah lewat jamannya. Hobbynya kan suka koleksi foto dengan pejabat, lalu nanti dikoleksi lalu ditunjukin sama calon teman bisnis termasuk Petronas dsb dan bilang this guy in the pictures is my very closed friend, apalagi dia pake mobil Mercy S600, walaupun tampangnya udah nggak karuan tetap aja orang percaya. Kayaknya saya banyak ketemu dengan orang orang seperti ini, tinggalnya daerah Cibubur, dirumahnya banyak orang antri termasuk orang Bule, Korea dsb.
  • desaku-Minggu, 8 September 2013 Laporkan
    Orang2 kementrian ga menyadari ato bahkan selalu menyambut orang ini, krn sering bagi2 amplop bwat staf2 Dan yang sigokan yg gede bwat para pejabatnya, serung hilir mudik ke kementriannurusan ga jelas, tampil meyakinkan,,oadahl dua bias kaya dari hasil ca
  • Partole Nagogo-Minggu, 8 September 2013 Laporkan
    Ketua LSM mengurus proyek ke Kementerian. Kenapa disebut masih LSM, tidakkah lebih baik disebut sebagai perusahaan?. Sampai sekarang nama LSM masih lekat difikiran banyak orang sebagai lembaga swadaya masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarak
  • Partai Korupsi Sapi-Minggu, 8 September 2013 Laporkan
    HNW minta KPK usut siapa sengman, bunda putri dll tapi gak mau dikatakan pks terlibat? nama sengman terkuak dr sadapan antara Rdwn anak engkong (ketua majelis syuro) dg af. bunda putri terkuak dr sadapan antara lhi dan Rdwn. Masih percaya mereka gak terli
  • Bodrex-Sabtu, 7 September 2013 Laporkan
    Itulah kebudayaan srigala berjubah, punya istri banyak, istri siri, selir, ngeteng dan lainnya ! Ada yg selera nya gadis 18 thn, ada yg seleranya 50 thn, pokoknya bisa digoyang !
  • Joko tuwo-Sabtu, 7 September 2013 Laporkan
    oalahhh.....negara kok semrawut kayak gini....
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas