Selasa, 26 Mei 2015
Tribunnews.com

KPUD Sumba Barat Daya Keliru Tetapkan Pemenang

Sabtu, 21 September 2013 12:31 WIB

KPUD Sumba Barat Daya Keliru Tetapkan Pemenang
NET

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Barat Daya dibikin repot dengan hasil Pemilukada yang digelar pada 5 Agustus lalu.

Hal ini didasari, atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menguatkan keputusan KPU Sumba Barat Daya yang memenangkan pasangan Markus Dairo Talu-Ndara Tanggu Kaha.  Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa peraih suara terbanyak adalah pasangan Kornelius Kodi Mete-Daud Lende Umbu Moto

Untuk itu, KPUD'>KPUD Sumba Barat Daya  melakukan konsultasi dengan KPU Pusat. Ketua KPU Sumba Barat Daya, Yohanes Bili, mengaku butuh petunjuk KPU pusat karena ada temuan baru hasil penghitungan ulang di kepolisian yang ternyata merubah posisi perolehan suara.

"Di kepolisian dilakukan penghitungan ulang kotak suara dari dua kecamatan. Hasilnya, ada perubahan perolehan suara yang berpengaruh pada pasangan yang ditetapkan sebagai pemenang (Markus-Ndara). Ternyata peraih suara terbanyaknya adalah Kornelius-Daud," kata Yohanes Jumat (20/0).

Yohanes menjelaskan, pihaknya butuh payung hukum untuk mengubah komposisi perolehan suara pasangan calon berdasarkan hasil hitung ulang.

Menurutnya, hitung ulang di kepolisian dilakukan dalam rangka mengumpulkan bukti dugaan tindak pidana pemilu, terkait penggelembungan suara bagi pasangan Markus-Ndara dan pengurangan suara milik pasangan Kornelius-Daud.

"Kami sudah usulkan pasangan pemenang ke DPRD sesuai putusan MK. Tapi ini memang ada proses pidana yang berjalan. Dan ternyata dari penghitungan ulang ada perubahan tentang peraih suara terbanyak," lanjutnya.

Halaman123
Editor: Rachmat Hidayat
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas