Calon Presiden 2014

Amien Rais: Di Era Jokowi, Solo Termiskin di Jawa Tengah

Daerahnya masih banyak yang kumuh, hanya Slamet Riyadi saja yang bagus, tapi Jokowi malah dinobatkan sebagai wali kota nomor tiga terbaik di muka bumi

Amien Rais: Di Era Jokowi, Solo Termiskin di Jawa Tengah
Bahri Kurniawan/Tribun Jakarta
Amien Rais 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Penilaian kritis Amien Rais terhadap Joko Widodo atau Jokowi mengundang perhatian dan komentar, tak terkecuali di social media.

Facebook Page Tribunnews.com kebanjiran komentar terhadap pernyataan Amien Rais tersebut.

Tribunnews.com memberitakan, Amien Rais, tokoh utama Muhammadiyah dan mantan Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR), berbicara soal Jokowi ketika berbicara dalam kuliah umum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/9/2013).

Amien Rais menghendaki rakyat memilih calon presiden karena kinerjanya, bukan karena popularitasnya semata.

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut bekas Presiden Filipina Joseph Estrada. Dalam beberapa hal, Jokowi sama saja dengan Estrada. Keduanya terpilih menjadi pemimpin karena popularitasnya.

Estrada terpilih sebagai presiden dalam pemilu demokratis Filipina, sedangkan Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta mengalahkan incumbent, Fauzi Bowo.

"Joseph Estrada setiap malam kerjanya hanya mabuk, dan dia dipilih hanya berdasarkan popularitasnya," ujar Amien.

Amien juga berharap Indonesia tidak memilih Jokowi sebagai presiden pada 2014, hanya karena popularitasnya.

"Jokowi memang tidak separah Joseph Estrada, tapi jangan memilih dia karena popularitasnya saja," imbau Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Amien menuturkan, saat dipimpin Jokowi, Solo merupakan salah satu kota termiskin di Jawa Tengah.

"Daerahnya masih banyak yang kumuh, hanya Slamet Riyadi saja yang bagus, tapi Jokowi malah dinobatkan sebagai wali kota nomor tiga terbaik di muka bumi, mungkin hanya karena popularitas," sindirnya.

Komentar Amien Rais itu mengundang kritik dari pembaca melalui Facebook Page Tribunnews.com.

Editor: Dahlan Dahi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help