Bantuan Siswa Miskin Baru Tersalur 24 Persen

kementerian memberikan batas waktu hingga 30 September 2013 kepada para orangtua siswa yang memegang kartu KPS

Bantuan Siswa Miskin Baru Tersalur 24 Persen
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh usai mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2013) malam. M Nuh mendatangi KPK terkait penyerahan laporan Inspektorat Jenderal Kemendikbud mengenai dugaan korupsi Wamendikbud, Wiendu Nuryanti. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hingga saat ini baru menyalurkan 24 persen dari yang dianggarkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 7,43 triliun.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menjelaskan bahwa belum tersalurnya dana BSM tersebut dikarenakan orangtua yang memegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) belum mendaftarkan anaknya ke sekolahnya masing-masing.

"Banyak orang yang menerima KPS itu belum menyetorkan ke sekolah anak-anaknya sehingga datanya belum masuk," kata Nuh saat berbincang dengan wartawan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2013).

Untuk itu, kementerian memberikan batas waktu hingga 30 September 2013 kepada para orangtua siswa yang memegang kartu KPS untuk melaporkan ke pihak sekolah tempat anaknya menimba ilmu.

"Dari sekolah-sekolah itulah kemudian ditarik ke atas. Kami melakukan dua pendekatan, pertama menunggu orangtua melaporkan ke sekolah, sekolah melaporkan ke Dikbud supaya segera bisa dicairkan itu satu jalur, pararel dengan itu, kementrian langsung melakukan evaluasi atau cross antara data pemegang KPS dengan data siswa, jadi meskipun pemilik KPS belum lapor, tapi saya kan sudah ada datanya," ungkapnya.

Alokasi dana BSM sesuai dengan APBN-P 2013 ini sebesar Rp 7.43 trilyun yang akan diberikan pada 16,6 juta siswa di seluruh Indonesia. Kemendikbud akan menyalurkan Rp 6,04 triliun untuk 13,53 juta siswa sementara Kemenag (Kementrian Agama) akan menyalurkan sebesar Rp 1,39 triliun untuk 3,07 juta siswa.

Tags
M Nuh
Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved