• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribunnews.com

Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI

Kamis, 3 Oktober 2013 22:41 WIB
Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI - DSC_1429.JPG
Puspen TNI
Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI - DSC_1431.JPG
Puspen TNI
Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI - IMG_6652.JPG
Puspen TNI
Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI - IMG_6845.JPG
Puspen TNI
Suasana Gladi Bersih HUT ke-68 TNI yang Dihadiri Panglima TNI - IMG_7066.JPG
Puspen TNI

TRIBUNNEWS.COM - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI I.B. Putu Dunia serta para pejabat Mabes TNI dan Angkatan meninjau kesiapan pelaksanaan Gladi Bersih Upacara Parade dan Defile HUT ke-68 TNI  di Skuadron 2 Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Kamis (3/10/2013). Demikian rilis yang diterima redaksi Tribunnews.com
 
Dalam Gladi Bersih tersebut, sebagai Komandan Upacara terdapat empat Perwira Tinggi (Pati), yaitu : Brigjen TNI Agus Rochman (Kasdif-1), Brigjen TNI A.M. Putranto (Dan PMPP TNI),  Laksma TNI Octavian (Danguspurlabar), Brigjen TNI Mar Siswoyo Hari Santoso (Danpasmar-1). Dari keempat Pati ini, akan dipilih hanya satu yang akan bertindak sebagai Komandan Upacara, pada saat Upacara Parade dan Defile HUT ke-68 TNI, tanggal 5 Oktober 2013.
 
Peserta upacara yang terlibat sebanyak 5.810 personel, terdiri dari : Panji-Panji TNI dan Angkatan (75 orang) ; Penerima Tanda Kehormatan RI sebanyak 3 orang (AD, AL & AU) dan 3 cadangan ; Perwira Upacara (2 orang) ;  Komandan Upacara Perwira Tinggi Bintang Satu (2 orang dengan cadangan) ; Pengucap Sapta Marga sebanyak 3 orang  (AD, AL & AU) dan 3 cadangan ; Pembawa Acara (6 orang) ; Satsik Tipe “A” Gabungan TNI (250 orang) ; Pembawa Bendera Pelencang (6 orang).
 
Pasukan tidak bersenjata : 1 Batalyon Gabungan Perwira Menengah TNI (307 orang) ; 1 Batalyon Gabungan Perwira Pertama TNI (307 orang) ; 1 Batalyon Gabungan Drumband Taruna Akademi TNI (225 orang) ; 1 Batalyon PNS Gabungan Kemhan dan TNI (307 orang) ; 1 Batalyon Balacad 307 orang (hanya mengikuti defile). Untuk Pasukan bersenjata : 1 Brigade Gabungan Taruna, Wanita TNI, POM TNI (925 orang) ; 1 Batalyon Pasukan Perdamaian Dunia (307 orang) ; 1 Brigade TNI AD (904 orang) ; 1 Brigade TNI AL (904 orang) ; 1 Brigade TNI AU (904 orang).
 
Sementara itu, sebagai latar belakang (back ground) Pasukan Upacara, beberapa Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI akan dipamerkan, yaitu : Alutsista Udara dan Darat TNI AU meliputi 2 Pesawat F-16 dan 2 Pesawat Hercules C-130 serta 2 Pesawat Boeing 737 dan 2 Triple Gun). Alutsista Udara dan Darat TNI AD, terdiri dari : 4 Pesawat Helly (2 Bell 412 dan 2 MI 35), 6 Kendaraan Tempur Anoa dan 6 Panser V-150 serta 12 Mer-57/Arh. Alutsista Darat TNI AL, terdiri dari : 6 Kendaraan Tempur  PT-76 dan 6 Kendaraan Tempur BTR 50 serta 2 Howitzer 122.
 
Dalam Upacara Parade dan Defile Hari TNI ke-68, tanggal 5 Oktober 2013 juga akan ditampilkan demonstrasi berupa : Fly Pass 2 Pesawat Cesna TNI AU; Demo Darat (ketrampilan prajurit); Senam Balok, Simulasi Halang Rintang, Senam LCR/Perahu Karet  didukung 600 orang ; Kolone Senapan didukung 900 orang; Demo pertempuran jarak dekat didukung 18 orang; Penerjunan free fall 100 orang didukung 2 pesawat Hercules C-130; Aerobatik JAT 6 pesawat KT1-B; Fly Pass 4 Pesawat Cassa CN-212 TNI AL dan 8 Pesawat Hely TNI AD (1 MI 17, 1 MI 35, 3 BELL 412, 3 BO 105).
 
Dalam jumpa pers dengan wartawan, Panglima TNI menjelaskan mengenai tema peringatan yaitu "Profesional, Militan, Solid dan Bersama Rakyat TNI Kuat." Tema ini merefleksikan niat, tekad dan semangat seluruh keluarga besar TNI untuk berbuat dan berkarya dengan lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berkapasitas. Bagi TNI profesionalisme, militansi, soliditas serta keterpaduan dan keberadaannya bersama rakyat adalah merupakan ruh dan kunci kekuatan TNI dalam menyelesaikan setiap tugas yang diberikan negara. Profesionalisme, militansi, soliditas dan kebersamaanya dengan rakyat menjadi dimensi sentral dan penting. Sinergitas dari keempat unsur itu akan mewujudkan TNI yang semakin tangguh dan handal.

Editor: Widiyabuana Andarias
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2360471 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas