• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ini Dia Dinasti Politik Banten Ratu Atut Chosiyah

Jumat, 4 Oktober 2013 22:57 WIB
Ini Dia Dinasti Politik Banten Ratu Atut Chosiyah
kompas.com
Ratu Atut Chosiyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) di Widya Chandra dimana Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar jadi tersangka kini memunculkan babak baru. Nama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah kini disangkutpautkan.

Tidak lama usai operasi tangkap tangan, KPK pun mengambil langkah sikap dengan mengeluarkan pencegahan bepergian ke luar negeri kepada Ratu Atut Chosiyah. Keputusan tersebut dikeluarkan setelah sang adik Tubagus Chaery Wardana alias Wawan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kasus pilkada Kabupaten Lebak. Wawan disebut sebagai tokoh sentral Dinasti Banten .

Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu pun kini harus mendekam di tahanan.

Dengan penetapan status tersangka kepada Tubagus Chaery Wardana tersebut kini memperlebar perkara ke ranah politik, dimana hal tersebut dikaitkan dengan dinasti politik Ratu Atut.

Dikutip dari berbagai sumber, pada tahun 2006 diketahui, Ratu Atut terpilih menjadi Wakil Gubernur Banten melalui pemilihan langsung, hanya beberapa bulan setelah Pilkada. Atut kemudian menjadi gubernur menggantikan Gubernur Djoko Munandar yang terseret kasus korupsi.

Atut kemudian sukses menjadi gubernur Banten di Pilkada tahun 2012 berdampingan dengan Rano Karno.

Selama kepemimpinan Atut, banyak saudaranya yang mendapat tempat strategis di Banten. Pada tahun 2008, adiknya Haerul Zaman terpilih menjadi Wakil Wali Kota Serang, kemudian menjadi Wali Kota Serang setelah sang Wali Kota meninggal.

Kemudian tahun 2010 Ratu Atut Chasanah yang juga adik Ratu Atut, terpilih menjadi Wakil Bupati Serang. Tak lama setelah itu tepatnya tahun 2011, Heryani yang juga ibu tiri Atut terpilih menjadi Wakil Bupati Pandeglang. Di tahun yang sama, istri Tubagus Chaeri Wardana (adik Atut) yaitu Airin Rachmi Diany terpilih menjadi Wali Kota Tangerang Selatan.

Keluarga terdekat Atut juga sukses di ranah politik menunggangi Partai Golkar. Suami Atut, Hikmat Tomet, menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dan dijagokan lagi oleh Golkar sebagai caleg di Pemilu 2014. Anak Atut, Andika Hazrumy, kini duduk di DPD RI mewakili Banten dan menjadi caleg Golkar untuk DPR RI di Pemilu 2014 mendatang.

Anak tiri Atut, Tanto Warbono Arban juga diajukan menjadi anggota DPRD I Banten di Pemilu 2014 mendatang.

Tidak hanya itu, sebut saja Rosi Khoerunnisa yang juga saudara ipar Atut kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD II Serang dan akan diusung Golkar untuk DPRD I Banten pada Pemilu 2014. Saudara Atut lain yang akan maju menjadi DPD RI 2014 dari Banten adalah Andiara Aprilia Hikmat.

Penulis: Willy Widianto
11 KOMENTAR
2365112 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Holil Soelaiman-Kamis, 10 Oktober 2013 Laporkan
    Sebenarnya, soal clan dalam politik tidka apa-apa, di negara demokrasi yang sudah dapat dikatakan majupun bisa terjadi, asalkan terpilihnya berdasarkan kualitas: kecerdasan (intelektual, moral, sosial dna spiritual)nya tinggi, kapasitas, credibilitas, kepemimpinan, keberpihakan kepada rakyat dna kesejahteraan rakyat, bukan dipilih karena persekongkolan dan rekayasa, apalagi kelicikan dan politik uang. Karenanya tidka perlu dipermasalahkan tentang ada hubungan keluarganya, tetapi proses keterpilihan dan kualitas masing-maisng ybs.
  • Titik G Gieel-Senin, 7 Oktober 2013 Laporkan
    mereka pasti keluarga yg sangat rakus dan serakah, atau mungkin mereka keturunan langsung dari iblis neraka,
    lihat aja tuh muka si ratu sudah mirip babi gitu.
  • Malao-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    HADEEH...PENYAKIT KKN. GA BAKALAN BISA BIKIN NEGARA JADI MAJU...
  • -Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    ni masalah mau dipikirin gak ada pahalanya, gak ada duitnya..
    mending mikirin diri sendiri aja, smoga bisa jaga iman spy gak berbuat spt org2 yg silau harta dunia tapi lupa kebenaran spt orang yg pny jabatan di berita ini
  • Tekaye Teope-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    Jangan salahkan rakyat yang tidak bisa korupsi dan hanya bisa main hakim sendiri. Mari kita buat hukum sendiri2. Setuju?!
  • bedjo-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    Ini bukan berita baru, diawal kekuasaannya Marissa Haque pernah mengexpose masalah ini, tapi publik diam ga ada reaksi, baru sekarang rame2 sok peduli.
  • kapelinda-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    Wahhh...jgn2 2014 nyalon jg jd RI I ya bu...???? ingat...ada amanah di pundakmu, dunia akhirat lho pertanggung jawabannya.
  • Del Robi Albuqhori-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    KENCENG PANCI GIN DI BAWA2 SEMUA TU PANG JADI PEJABAT...BIAR BISA DI COKOK SMUA HIDUNGNYA...
  • sholihah-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    hanya Tuhanlah yang tahu, Silahkan habiskan mumpung dunia belum kiamat.
  • Suara Hati-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    Wahhh...wahhhh... Kalau tempat2 dan jabatan2 penting sdh dikuasai secara sistemik begitu mana bisa KPK menang??? Gila ya...??? Semua lini sdh ada didlm kekuasaan... Hebat sekali tuh... Rakyatnya cuman jd boneka doank.... Hadehhh...!!,
  • Sipatih Lidah-Sabtu, 5 Oktober 2013 Laporkan
    melihat kekecewaan rakyat banten terhadap pemimpin daerahnya, kemungkinan memang kkn besar2an itu, semoga kpk bisa mengusutnya hingga tuntas... ayo kita dukung kpk
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas