Kasus Akil Mochtar Perpuruk Citra Indonesia di Mata Internasional

Jumat, 4 Oktober 2013 13:07 WIB

Kasus Akil Mochtar Perpuruk Citra Indonesia di Mata Internasional
NET
Akil Mochtar Saat di sumpah

  Laporan wartawan tribunnews.com, Samuel Febriyanto


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perindo, Ricky Margono, menilai citra negara Indonesia di mata dunia semakin terpuruk dengan ditetapkannya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sejak ditetapkannya seorang Ketua MK sebagai tersangka, citra bangsa ini semakin terpuruk," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, Jumat (4/10/2013).

Oleh karena itu ia menuntut KPK untuk menuntut Akil dengan hukuman maksimal.

"Jika ancaman hukuman yang diberikan kepadanya adalah maksimum adalah seumur hidup, itu sudah jelas tepat dan harga mati. Atau mungkin lebih baik hukum mati, meskipun di dalam korupsi tidak mengenal pidana mati," kata Ricky yang berpofesi sebagai pengacara ini.

Hal itu menurutnya pantas diberlakukan kepada Akil, karena status Akil sebagai penegak hukum.

"Jika nanti benar benar terbukti bersalah Akil Mochtar harus menerima hukuman yang paling berat. Karena yang bersangkutan merupakan salah satu ikon penegak hukum, pemimpin dari suatu institusi agung di negara ini. Sebagai penegak hukum beliau harus menerima hukuman paling berat dari yanglainnya," katanya.

Penulis: Samuel Febrianto
Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016 About Us Help