Jumat, 28 November 2014
Tribunnews.com

Ratu Atut ke Jakarta

Jumat, 4 Oktober 2013 19:30 WIB

Ratu Atut  ke Jakarta
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo (tengah) saat acara round table nasional di Kantor Gubernur Provinsi Sulsel, Makassar, Jumat (15/3/2013). Acara yang bertemakan Optimalisasi Pertanian dan Perikanan Menuju Asean Economic Community 2015 ini dihadiri langsung beberapa gubernur, yaitu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus, dan Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Setiadji Prabowo

GUBERNUR Banten Ratu Atut Chosiyah, tak terlihat dalam rapat paripurna HUT ke-13 Pemprov Banten di DPRD Banten pada Jumat (4/10/2013) pagi. Sehari sebelum rapat paripurna berlangsung, nama orang nomor satu di Provinsi Banten itu memang masuk dalam daftar orang-orang yang dicegah KPK bepergian ke luar negeri.

Tak hanya Atut, sejumlah kerabat Atut yang menjabat sebagai bupati, walikota, maupun anggota DPRD, DPD, dan DPR juga tak terlihat hadir tadi pagi. Soal ketidakhadiran Ratu Atut pada rapat paripurna, Wakil Gubernur Banten, Rano Karno menjelaskan, gubernur memang tidak dalam kondisi kesehatan yang fit.

Sakitnya Atut, kata Rano Karno, sudah berlangsung empat hari belakangan. Artinya, Atut memang sudah sakit sebelum namanya masuk dalam daftar cegah oleh KPK.

"Ibu Atut yang saya tahu, kurang enak badan. Bukan cuma hari ini, tapi dari empat hari yang lalu. Yang saya tahu, beliau memang lagi agak flu," tutur Rano Karno di sela rapat paripurna.

Diketahui, sejak pengumuman pencegahan Atut oleh KPK tersebar, rumah dinas Atut yang terletak di Jalan Bhayangkara nomor 51, Cipocok Banten terlihat lengang. Rumah dinas bergaya minimalis modern berdinding luar batu alam serta pagar berwarna biru muda pucat berkarat itu, hanya dijaga oleh petugas Satpol PP dan beberapa polisi.

"Ibu lagi di Jakarta. Kurang tahu pulang jam berapa," kata Kamal Nasir, seorang petugas Satpol PP.

Pantauan Tribunnews.com Jumat siang, di halaman rumah dinas orang nomor satu Banten itu hanya terlihat beberapa sepeda motor. Tak tampak mobil dinas gubernur. Di depan pagar rumah, terlihat parkir mobil dinas anggota polisi yang berjaga.

"Malam sudah ganti (shift), saya enggak tahu," kata Kamal yang enggan membeberkan apakah Atut memang pulang ke rumah tersebut atau tidak.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Hasiolan Eko P Gultom

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas