• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Sepekan Sebelum Akil Ditangkap, Walikota di Sulsel Diisukan Suap MK

Sabtu, 5 Oktober 2013 20:26 WIB
Sepekan Sebelum Akil Ditangkap, Walikota di Sulsel Diisukan Suap MK
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar kasus menuju ruang tahanan setelah menjalni pemeriksaan dan penetapan menjadi tersangka sengketa Pilkada Lebak dan Pilkada Gunung Mas di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis(3/10/2013). (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang saat ini ditetapkan KPK menjadi tersangka dugaan kasus suap terkait sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikabarkan pernah melakukan pertemuan tertutup dengan salah seorang walikota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Informasi yang diperoleh Tribun Timur, pertemuan itu dilakukan sehari setelah penetapan walikota terpilih dan wakil walikota terpilih di kota tersebut. Pertemuan tadi, kabarnya untuk mengantisipasi gugatan yang akan dilayangkan rivalnya.

Walikota tersebut dikabarkan tak mau kecolongan. Sebab, MK yang bisa saja menerima tuntutan para penggugat.

Ketua PPP Kota Makassar Busranuddin Baso Tika yang dikonfirmasi secara terpisah pada Sabtu (5/10/2013), mengatakan bahwa kasus ini harus diusut KPK. Sebab, ini bisa merusak citra MK sekaligus merusak sendi-sendi penegakan hukum di Indonesia.

"Silahkan cari sendiri siapa yang dimaksud itu, yang jelas pejabat publik ini sudah terbukti dari suap menyuapnya dari kasus suap partai politik jelang Pilgub Sulsel lalu. Ada mahar partai PKS oleh kandidat. Tebak sendirilah siapa itu," kata BBT. (Rudhy)

Editor: Siswanto
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2367932 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas