Din: Anis Matta Itu Anak Didik Muhammadiyah
Anis Matta memang pada tahun 1980 sampai tahun 1987 mengenyam pendidikan di pesantren Daarul Arqom
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dalam diskusi bertema menyebut Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta sebagai salah satu tokoh PKS yang memiliki darah Muhammadiyah, karena yang bersangkutan adalah lulusan pesantren Muhammadiyah.
Anis Matta memang pada tahun 1980 sampai tahun 1987 mengenyam pendidikan di pesantren Daarul Arqom, Muhammadiyah di Ujung Pandang.
"Sebenarnya (Anis Matta) merupakan anak didik Muhammadiyah, karena lulusan Pesantren Muhammadiyah," ujar Din dalam diskusi bertema "Menuju Indonesia Yang Berkemajuan", Jumat (3/1/2014) di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta.
Anis yang hadir dalam acara tersebut terlihat hanya tersenyum dan mengangguk-anggukan kepala mendengar ucapan Din tersebut.
Din juga sempat mencandai Anis dengan menyebutnya sebagai satu-satunya orang yang belum jadi calon presiden tapi sudah menjadi presiden lebih dulu.
"Ini satu-satunya belum jadi Capres tapi sudah jadi presiden," tuturnya disambut tawa hadirin yang mengikuti acara diskusi.
Dalam acara tersebut, selain Anis Matta, hadir pula Ketua Umum Partai Hanura, Jenderal TNI Wiranto, Ketua MPR Sidharto Danusubroto, Wakil Ketua MPR Hadjriyanto Thohari, Anggota DPD AM Fatwa, dan beberapa tokoh nasional lainnya.