Sabtu, 2 Mei 2026

Ruhut: Pasek Enggak Ada Malunya

Menurut Ruhut, rencana gugatan yang akan dilakukan oleh Pasek tidak berguna.

Tayang:
Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews/DANY PERMANA
Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul (tengah) berdialog dengan Aktivis ICW, Tama S Langkun (kanan) dalam acara Polemik dengan tema Kado Anas Bikin Panas di Jakarta, Sabtu (11/1/2014). Diskusi tersebut membahas tentang penahanan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terkait kasus korupsi proyek Hambalang. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Juru Bicara Demokrat Ruhut Sitompul meminta Gede Pasek Suardika legowo dipecat dari keanggotaan DPR. Apalagi, Demokrat sudah mempersiapkan pengganti Pasek di DPR.

"Kita sudah mempersiapkan pengganti dia," kata Ruhut di Medan, Selasa (21/1/2014).

Ruhut mengatakan Pasek seharusnya dipecat dari Demokrat sejak dulu. "Dia terlambat dipecat, harusnya dari dulu. Bukan karena PPI, kita hormati PPI," ujarnya.

Menurut Ruhut, rencana gugatan yang akan dilakukan oleh Pasek tidak berguna. Sebab Demokrat telah memiliki aturan pakta integritas yang ditandatangani kader.

"Engga ada gunanya, mau somasi. Mau gugat? bos, itu kan lain lubuk lain ikannya, lain parpol lain aturannya," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Ia pun mempertanyakan mengapa Pasek mempermasalahkan tanda tangan Ketua Harian Demokrat Syarief Hassan. Padahal, kata Ruhut, untuk pencalonan anggota legislatif saja yang menandatangani Syarief Hassan.

"Gede Pasek enggak usah mengada-ada dan mempermasalahkan," ujarnya.

Ruhut pun menjelaskan Pasek telah melanggar pakta integritas Partai Demokrat. "Ada etika, tegas kok menjaga nama baik partai, apa dia menjaga nama baik partai?" katanya.

Ia bahkan mengatakan gugatan yang dilakukan Pasek tidak akan menyelamatkan dirinya dari pemecatan. "Pasek engga ada malunya, harus menjaga nama baik partai tapi setiap hari ngerasanin KPK, gimana polling kami naik kalau KPK diserang, itu tidak cerdas belum lagi yang lain," katanya.

Sumber: TribunJakarta
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved