• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Survei LSI Prediksi Pemilu 2014 Tanda Berakhirnya Rezim Demokrat

Minggu, 2 Februari 2014 14:30 WIB
Survei LSI Prediksi Pemilu 2014 Tanda Berakhirnya Rezim Demokrat
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Mantan Wapres Jusuf Kalla berbicara dihadapan undangan acara hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), di Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012). Pada survei itu, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD memuncaki survei disusul Jusuf Kalla. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTABerdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) diketahui Pemilu 2014 nanti ditandai dengan satu momentum penting, yakni berakhirnya rezim Demokrat. 

Dijelaskan Peneliti LSI, Adjie Alfaraby, rezim yang kokoh selama 10 tahun berkuasa itu akhirnya tenggelam pada Pemilu 2014  "Elektabilitas partai Demokrat terus merosot tak terbendung, kini dibawah 5 persen. Berdasarkan hasil survei kami, dukungan terhadap Partai Demokrat hanya 4,7 persen," tegas Adjie di Kantor LSI, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2014). 

Adjie juga menjelaskan dukungan Partai Demokrat yang diperoleh dari hasil survei LSI Januari 2014 ini bahkan lebih kecil dari dukungannya sebagai partai baru ketika Pemilu 2004. "Di pemilu 2004, Partai Demokrat memperoleh dukungan sebesar 7,45 persen," katanya. 

Adjie menuturkan, survei 2014 ini dilakukan pada 6-16 Januari 2014 dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dan margin of error sebesar 2,9 persen. 

Survei tersebut dilakukan di 33 provinsi di Indonesia. Dan survei dilengkapi juga dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FDG, dan in depth interview. 

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Fajar Anjungroso
4 KOMENTAR
2871231 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Cicilia Gunawan-Kamis, 6 Maret 2014 Laporkan
    Ga ada yg bisa dipercaya lembaga survei ini, liat hasil Pemilunya ajalahhh...
  • BRAVO [banned]-Senin, 3 Februari 2014 Laporkan
    Komentar tidak ditampilkan karena user telah di banned
  • otoi-Minggu, 2 Februari 2014 Laporkan
    Yg melawan di hukum, di anngap kurang ajar, terbukti kpk digunakan utk menghukum yg kurang ajar. Calon tunggal pramono edi. Atau mau lawan istri di ranjang? Ancur PD.
  • Lamaholot Flores-Minggu, 2 Februari 2014 Laporkan
    Adu pesanan dari mana lagi nih, boleh ga kita tahu orang-orang yang disurve. ujung dari survei ini dah ketahuan, pasti menempatkan jokowi dan PDI P diurutan pertama, klo ga pasti golkar. Ini merupakan kebodohan para peneliti. seolah-olah negara ini milik mereka dan juga para orang yang disurvei. ingat, anda jangan membodohi rakyat dengan mengumumkan hasil surveimu. masyarak masih banyak yang menyenangi partai demokrat, juga masih sangat banyak mencintai PKS. Hidup PKS
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas