• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribunnews.com

Jokowi, Rano Karno dan Aher Kumpul di Kantor KPK

Jumat, 28 Februari 2014 18:43 WIB
Jokowi, Rano Karno dan Aher Kumpul di Kantor KPK
Warta Kota/Nur Ichsan
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Tiga kepala daerah, Joko Widodo, Rano Karno dan Ahmad Heriawan, dan pimpinan DPRD masing-masing dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pimpinan dan deputi di kantor KPK Jakarta, Jumat (28/2/2014) malam.

Juru bicara KPK, Johan Budi menyatakan, pertemuan dengan ketiga kepala daerah itu akan membahas koordinasi supervisi (korsup) pencegahan pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemprov masing-masing.

"Malam ini sekitar pukul 19.00 WIB akan ada Korsub, akan ada sejumlah gubernur yang dipanggil, ada BPKP, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Jabar Aher (Ahmad Heriawan), dan Gubernur Banten diwakili oleh Wakil Gubernur, Rano Karno. Ada juga DPRD DKI, Banten, dan Jabar," kata Johan di kantor KPK, Jakarta, Jumat (28/2/2014) petang.

Johan belum bisa menjelaskan lebih lanjut tentang alasan dipilihnya ketiga kepala daerah dan DPRD provinsi itu terkait pembahasan korsup ini.

Pantauan Tribun, Provinsi Banten yang diwakili Wakil Gubernur Rano Karno dan Kepala BPKP Mardiasmo sudah tiba di kantor KPK. Rano Karno mewakili provinsi Banten lantaran sang gubernurnya, Ratu Atut Chosiyah, tengah terjerat kasus korupsi.

Perempuan pertama yang menjadi gubernur di Indonesia itu menjadi tersangka kasus suap Akil Mochtar terkait sengketa Pilkada Lebak dan kasus pemerasan terkait pengadaan sarana dan prasarana alat kesehatan di lingkungan Provinsi Banten.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
1 KOMENTAR
2989251 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Yoyonk-Jumat, 28 Februari 2014 Laporkan
    Hal Terbaik saat ini untuk menarik simpati Rakyat Indonesia bagi Partai Demokrat...
    SBY segera membuat perintah untuk Menambah Penyidik KPK....
    OTT yaaa..tapi pasti hasilnya nyata buat Demokrat
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas