• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Dahlan Iskan Emosi Saat Ditanya DPR Soal Youtube

Selasa, 4 Maret 2014 11:22 WIB
Dahlan Iskan Emosi Saat Ditanya DPR Soal Youtube
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri BUMN Dahlan Iskan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Dahlan Iskan terlihat emosi ketika mengikuti rapat kerja dengan Anggota Komisi IX DPR di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Rapat membahas soal outsourcing para tenaga kerja di perusahaan BUMN yang oleh Komisi IX DPR dianggap belum tuntas.

Rapat memanas karena Anggota Komisi IX DPR, Indra, menyinggung soal rekaman rapat dan janji Dahlan Iskan untuk menuntaskan kasus outsourcing yang rekamannya sudah terhapus di Youtube.

"Saya tidak tahu kenapa rekamannya di Youtube sudah tidak ada tetapi kami di DPR ada rekamannya jangan takut," kata Indra.

Mendengar soal itu Dahlan interupsi dan terlihat emosi.

"Kalimat mana yang anda tuduh," kata Dahlan dengan nada tinggi.

Sikap Dahlan itu kemudian mendapat protes beberapa anggota Dewan lainnya karena Dahlan menginterupsi tanpa minta izin ke pimpinan rapat.

"Saya tahu ini politik ada kalimat hebat. Kenapa kalimat bersayap dibawa ke Youtube," kata Dahlan.

Menurut Indra, janji Dahlan Iskan sesuai rekomendasi Panja Outsourcing DPR agar menyelesaikan masalah outsourcing pekerja BUMN tidak tuntas sampai hari ini.

"Apakah anda ada komitmen melaksanakan UU," kata Indra.

Dalam rapat itu puluhan buruh outsourcing hadir dalam rapat dan kerap meneriaki Dahlan Iskan yang membuat pernyataan tidak memihak mereka. (aco)

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
16 KOMENTAR
3001522 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Karmilah-Jumat, 7 Maret 2014 Laporkan
    Coba sekaliii saja anggota dpr yg tukang ngemis2 n bisanya cuma menggonggong itu suruh nyari solusi.kalian cuma gerombolan rampok yg bisanya cuma cari muka.
  • suratkaleng-Rabu, 5 Maret 2014 Laporkan
    DpR mah cuma bisa minta !! Coba kalo oneng dkk kalo sudah merasa pinter kasi solusi membangun !!! Gue jamin itu otak DPR kek otak kodok isinya
  • Zakariya Mohamad-Rabu, 5 Maret 2014 Laporkan
    Indra...rieke....siapa ya mereka????
    Anjing yang sering menggonggong kesiangan????
    Atau yang sok jadi pahlawan????
    Apa yang sdh mereka perbuat buat rakyat?????
    Dasar Kampreeetttt+asuuuuuuuu
  • javier zanetti-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Yg waras ngalah aj lah
  • lian-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    ngurus buruh bumn aj mau di outsourcing, apa lg mau ngurus rakyat indonesia, jgn2 nanti rakyatnya outsourcing jg hehe lol
  • jaka CITRA-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Aku dukung dirimu DI...
    Aku arek Suroboyo juga...
  • Posman Siagian-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    jangan dipilih kunyuk satu ini kalau nyalonin jadi pres.
  • -Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Amerika Serikat sangat hebat, hanya dengan Youtube saja para pemimpin di Indonesia bisa saling terkam.
  • jonaidisalad-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    saya ini orang kaya kenapa tegur gua, memangnya lu siapa he coba lu tdk jadi anggota DPR makan apa,dasar mewakili perut sendiri,pesta pora, pura pura survay luar negeri tujuannya untuk kumpulkan uang dikantong ,dasar bukan wakil rakyat bedebah mewakili rakyat hanya waktu mau pemilu pura pura kunjungan kepasar,rakyat miskin untuk minta dukungan dicoblos lagi.
  • fauzan murdapa-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Lawan DPR pak, rakyak dibelakangmu. DPR kalap karena sudah tidak bisa meres BUMN lagi...
  • Kondo-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Maju terus Pak Dahlan, BUMN terus dilindungi dari maling-maling dengan berbagai cara. Pekerja harus tahu diri anda bekerja sebagai apa sesuai dengan perjanjian, jangan menuntut diluar perjanjian. Bila anda setuju sebagai outsourcing, ya jalani, jangan menuntut jadi pegawai tetap. Penyadaran ini yang harus dilakukan oleh oknum anggota DPR bukan malah ngompori agar menuntut diluar perjanjian. Petani/nelaya/peternak bisa menuntut diangkat sebagai PNS, karena merasa berjasa menyediakan bahan makanan untuk sebagian besar rakyat Indonesia termasuk anggota DPR.
  • sikasep-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Maju teru pa Dahlan kami selalu mendukungmu ! Lawan aja DPR yg arogan itu ! Mereka cuma penciteraan ! Apalagi PDIP, bukankah yg mengeluarkan kebijakan outsourcing itu MEGAWATI ?
  • Ari Pudyo-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Jagonya DPR kalau cari2 cara untuk bua orang emosi tapi buntutnya minta uang juga, ,,,!. Kasih makan siang sajalah pak, tar juga diem tu anggota gerombolan tidak berguna ini.
  • -Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Arsip DPR memang ditaruh di youtube. Sakti sekali mereka. Tapi jadi nyampur-nyampur dengan bokep, dangdut koplo.
  • jandia sun-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    Anggota DPR itu kan cuma ngejar isi dompet ga mikirin rakyat kecil,hanya sja kalo dah dekat plieg se olah mrk semua brjuang atas nama rakyat. padahal mrk iu adalah WAKIL PARTAI
  • rasyid ajisa-Selasa, 4 Maret 2014 Laporkan
    gak usah diladeni aja pak DI angota dpr kan cuma banyak yg cari makan doang dan bikin rusuh.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas