Calon Presiden 2014

Anies Baswedan: Kebijakan Pertanian Tersandera Kepentingan Partai Politik

Indonesia yang memiliki sumber daya agraria melimpah, seharusnya mampu memiliki ketahanan pangan tarbaik di dunia.

Anies Baswedan: Kebijakan Pertanian Tersandera Kepentingan Partai Politik
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Akademisi yang juga peserta Konvensi Partai Demokrat, Anies Baswedan memaparkan pandangannya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (9/12/2013). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Reza Gunadha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak kalangan menilai, Indonesia yang memiliki sumber daya agraria melimpah, seharusnya mampu berdaulat dan memiliki ketahanan pangan tarbaik di dunia.

Namun, harapan banyak orang tersebut tak seperti kenyataannya. Berbagai produk pertanian impor justru menjadi "raja" di berbagai pasar dalam negeri.

Hal tersebut, turut diakui Peserta Konvensi Partai Demokrat Asnies Baswedan, dalam Seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) tentang "Ketahanan Pangan dan Energi", Jumat (7/3/2014).

Menurut Anies, problematika dunia pertanian dan ketahanan pangan bersumber dari tidak bebasnya Kementerian Pertanian (Kementan) RI dari kepentingan partai politik.

Bahkan, Anies mengatakan kalau masih ada kepentingan parpol dalam Kementan RI, maka pertanian akan sulit berkembang.  

"Kementan harus bebas dari kepentingan parpol. Begitu juga urusan pangan, kalau masih dicampuri parpol, akan sulit berkembang," tuturnya.

Mantan Ketua Komite Etik KPK ini menambahkan, "Kalau saya jadi presiden, jabatan Menteri Pertanian akan diberikan kepada orang yang kompeten dan bebas kepentingan politik," tegasnya didepan ratusan mahasiswa UI.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved