Kasus Century

Bambang Soesatyo: Skandal Bailout Bank Century Bisa Jadi Hasil Operasi Intelijen

Boediono dan Sri Mulyani, kerap diasosiasikan sebagai dua sosok yang paling bertanggungjawab atas skandal Century.

Bambang Soesatyo: Skandal Bailout Bank Century Bisa Jadi Hasil Operasi Intelijen
TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Wakil Presiden Boediono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Boediono dan Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, kerap diasosiasikan sebagai dua sosok yang paling bertanggungjawab atas skandal bailout Bank Century.

Namun, bagi sejumlah pihak, terdapat "invicible hand" yang jauh memiliki kekuatan dan paling bertanggungjawab atas pengucuran dana bailout Century, sehingga menjadikan dana tersebut sebagai ladang korupsi.

Penilaian seperti itu, bukan tanpa alasan kuat. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sudah memberikan pengakuan mengejutkan tentang adanya "kekuatan tak terlihat" tersebut.

Kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Anas mengakui adanya penyumbang atau donatur palsu alias fiktif dalam laporan dana kampanye Partai Demokrat Pilpres 2009. Termasuk, dugaan aliran dana dari jatah bailout Bank Century.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) skandal Bank Century DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, pengakuan Anas itu semakin menguatkan dugaan adanya kekuatan di atas Sri Mulyani dan Boediono.

"Pernyataan Anas Urbaningrum seusai di periksa KPK, semakin menguatkan dugaan adanya kekuatan di atas Sri Mulyani dan Boediono, dan ikut bermain dalam skandal bailout Bank Century," kata Bambang Soesatyo melalui pesan singkat, Minggu (23/3/2014).

Halaman
123
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Reza Gunadha
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help