Mutasi Perwira Tinggi TNI: Mayjen M Fuad Basya Jadi Kapuspen TNI, Mayjen Mulyono Pangdam Jaya

Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal

Mutasi Perwira Tinggi TNI: Mayjen M Fuad Basya Jadi Kapuspen TNI, Mayjen Mulyono Pangdam Jaya
HO/PUSPENTNI
Panglima TNI Jenderal Moeldoko saat memimpin apel kesiapan Satgas TNI di Taxi Way Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu pagi (15/3/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dalam rangka mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal.

Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/207/III/2014  tanggal 21 Maret  2014, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 60 Pati TNI.

Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : 

TNI Angkatan Darat 29  orang yaitu:

Letjen TNI Subekti, dari Rektor Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun),  Mayjen TNI Stefanus Margono dari Staf Khusus KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Mochamad Fuad Basya dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Nasir Majid dari TA. Pengkaji Bid. Ketahanan Nasional Lemhannas menjadi Staf Khusus Panglima TNI, 

Mayjen TNI Daniel Ambat dari Pangdivif-1 Kostrad menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Leonardus J.P. Siegers, dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Mayjen TNI Hardiono Saroso dari Staf Khusus Kasad menjadi Koorsahli Panglima TNI, Mayjen TNI E. Hudawi Lubis dari Pangdam Jaya menjadi Koorsahli KSAD, Mayjen TNI Mulyono dari Asops KSAD menjadi Pangdam Jaya, Mayjen TNI Sonny Widjaya dari Koorsahli KSAD menjadi Asops KSAD.

Brigjen TNI Fajar Budijanto, dari Dirmat Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Waaslog Panglima TNI, Brigjen TNI Zainal Arifin, dari Dirfasjas Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan,  Brigjen TNI Edi Kuncoro dari Kapus BMN Badan Ranahan Kemhan menjadi Dirfasjas Ditjen Kuathan Kemhan, Brigjen TNI Yoedhi Swastono dari Kabinda DKI Jakarta BIN menjadi Deputi Bid. Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam, Brigjen TNI M. Thamrin Marzuki dari Kabinda Sulteng BIN menjadi Kabinda DKI Jakarta BIN, Brigjen TNI Agus Nedi Zaini, dari Kabinda NTT BIN menjadi Kabinda Sulteng BIN, Brigjen TNI Fransen G. Siahaan dari Ses Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pangdivif-1 Kostrad.

Brigjen TNI Suhardjanto, dari Waasrenum Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Suratmo dari Waka Puspen TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI,  Brigjen TNI Udin Supidin dari Direvbang Kodiklat TNI menjadi Dirum Kodiklat TNI, Brigjen TNI Bambang Sugiharto dari Dirdok Kodiklat TNI menjadi Ir Kodiklat TNI, Brigjen TNI Ignatius Anjar Pramono, dari Kabinda Kalimantan Selatan BIN menjadi Staf Khusus KSAD, Brigjen TNI Okta Hendarji, dari Karoum Settama BIN menjadi Kabinda Kalimantan Selatan BIN.

Brigjen TNI Yoedhi Swastanto, dari Warek III Bid. Kerjasama Kelembagaan Unhan menjadi Kepala Satuan Pengawas Unhan. Kolonel Inf Edison Napitupulu dari Irter Itjenad menjadi Kabinda NTT BIN,  Kolonel Inf Wawan Kustiawan dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koord. Masyarakat Kawasan Tertinggal Kemenko Polhukam, Kolonel Inf Sugiharto dari Pamen Ahli Gol. IV Kopassus Bid. Pendidikan dan Latihan menjadi Irum Itjen Kemhan, Kolonel Czi Widagdo H. Sukoco dari Paban Sahli Bid. Alutsista Pok Sahli Bid. Ilpengtek dan LH Sahli Kasad menjadi Danrem 032/Wbr (Padang) Kodam I/BB, dan Kolonel Inf Rahmat Pribadi dari Pamen Denma Mabesad menjadi Karoum Settama BIN. 

TNI Angkatan Laut 13 orang yaitu:

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved