Dua Menteri Raih Penghargaan Lifetime Achievement IGA 2014.

Tim Penilai IGA 2014 menetapkan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Menteri Perindustrian Mohamad S. Hidayat sebagai penerima penghargaan

Dua  Menteri  Raih Penghargaan Lifetime Achievement IGA 2014.
IST
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (tengah) dan Menteri Perindustrian Mohamad S. Hidayat (paling kiri) menerima penghargaan Lifetime Achievement IGA 2014 yang diserahkan La Tofi, Chairman The La Tofi School of CSR, Rabu (18/6/2014) di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA  -Tim Penilai IGA ( Indonesia Green Award)  2014  menetapkan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Menteri Perindustrian Mohamad S. Hidayat sebagai penerima penghargaan Lifetime Achievement IGA 2014. Apresiasi diberikan kepada Zulkifli Hasan atas inisiatif dan konsistensinya untuk pelestarian hutan, sedangkan Mohamad S. Hidayat dinilai konsisten mendorong industri untuk menerapkan industri hijau

Tim Penilai IGA 2014 juga menetapkan empat nama sebagai penerima The Most Inspiring IGA 2014, yaitu Amindari Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, penemu converter bensin ke gas LPG untuk mesin perahu motor, yang kini banyak digandrungi oleh nelayan; Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, menjadikan Bandung sebagai green city dari Bandung yang berantakan; Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengah, menyelamatkan hutan Kalimantan; Milawarma, Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk, mentransformasi PT Bukit Asam (Persero) Tbk dari perusahaan batu bara

Penganugerahan  Indonesia Green Awards (IGA) 2014 diberikan   Usai peluncuran Gerakan Indonesia Berlanjut,The La Tofi School of CSR kepada 132 inspirator dan pegiat pelestarian alam yang berasal dari kalangan pemerintah daerah, perusahaan, BUMN, perguruan tinggi, sekolah, LSM, dan komunitas. Merekatelah dinyatakan layak menerima penghargaan oleh Tim Penilai IGA 2014 yang diketuai oleh Prof. Surna Tjahja Djajadiningrat, Guru Besar Manajemen Lingkungan SBM-ITB / Ketua Dewan Pertimbangan PROPER Kementerian Lingkungan Hidup.

Gerakan Indonesia Berlanjut merupakan  inisiatif The La Tofi School of CSR untuk mengajak semua pemangku kepentingan agar peduli dan mau bekerja sama memperbaiki kondisi lingkungan demi keberlangsungan Indonesia. “Gerakan Indonesia Berlanjut memberi 5 pesan, yaitu jangan takut banjir, lakukan sesuatu agar banjir tidak datang; bersepedalah sebisa mungkin, tanam lebih banyak pohon, buat sumur resapan di halaman, dan kelola sampah Anda. Sadar jejak karbon adalah awal yang baik untuk menyelamatkan lingkungan,” ujar La Tofi.

Tim Penilai IGA 2014 juga menetapkan empat nama sebagai penerima The Most Inspiring IGA 2014, yaitu Amindari Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, penemu converter bensin ke gas LPG untuk mesin perahu motor, yang kini banyak digandrungi oleh nelayan; Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, menjadikan Bandung sebagai green city dari Bandung yang berantakan; Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengah, menyelamatkan hutan Kalimantan; Milawarma, Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk, mentransformasi PT Bukit Asam (Persero) Tbk dari perusahaan batu bara ke energi dengan konsep keberlanjutan.
Jumlah penerima IGA 2014, jelas Prof. Surna, meningkat 86% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total peserta yang mendaftar pada sembilan kategori, sekitar 87% yang dinyatakan layak menerima apresiasi. Di antara mereka ada 6 peserta yang memperoleh predikat terbaik, yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Bio Farma (Persero), PT Holcim Indonesia Tbk, PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang, PT Pertamina (Persero), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.









Editor: Budi Prasetyo
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved