Pemilu 2014

Gerindra Mengaku Tidak Nyaman Pimpinan DPR Hasil Voting

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edi Prabowo, mengaku partainya tidak nyaman atas hasil pemilihan pimpinan DPR yang didasarkan pemungutan suara

Gerindra Mengaku Tidak Nyaman Pimpinan DPR Hasil Voting
TRIBUN/DANY PERMANA
Pimpinan DPR RI dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dalam sidang Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Sebelumnya PDI Perjuangan, PKB, Hanura, dan Partai NasDem melakukan aksi walk out dari sidang Paripurna, sehingga sidang hanya diikuti oleh 6 partai lainnya. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edi Prabowo, mengaku partainya tidak nyaman atas hasil pemilihan pimpinan DPR yang didasarkan pemungutan suara (voting).

Menurut dia, musyawarah mufakat akan lebih baik dibandingkan harus dengan voting. Akan tetapi, lanjut Edi, itu lah demokrasi.

"Makanya kami sebenarnya tidak nyaman dengan seperti ini. Kalau bisa,  demokrasi musyawarah mufakat. Terjadi musyawarah, terdapat kemufakatan. Kemufakatan ini lah yang menjadi kesimpulan untuk suatu keputusan," kata Edi di DPR RI, Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Terkait aksi walk out yang dilakukan beberapa partai, Edi mengaku bisa memahaminya. Menurut dia, aksi walk out adalah kegagalan penyamaan visi.

Edi pun menyoroti banyak kejadian pengambilan keputusan di DPR diwarnai dengan aksi walk out. Misalnya saja saat pemilihan Darmin Nasution menjadi gubernur Bank Indonesia.

"Ini bukan yang pertama kali lho. Tahun 2004 pernah juga ada ada yang walk out. Banyaklah kejadian itu bahkan pemilihan gubernur BI ingat waktu itu Pak Darmin Nasution? Ada yang walk out. Itu hal biasa. Ini lah demokrasi, kita tidak bisa paksakan. Suara mayoritas tetap menentukan," tukas Edi.

Sebelumnya, dalam sidang pemilihan pimpinan DPR dini hari tadi, sejumlah partai melakukan aksi walk out. Mereka adaah PDI Perjuangan, PKB, NasDem dan Hanura.

Tags
Gerindra
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved